Derby Manchester Memanas di Bursa Transfer: City Siap Gagalkan Ambisi United untuk Gelandang Brighton

Kabar mengenai potensi perburuan gelandang tengah kembali menghangatkan bursa transfer Liga Primer Inggris. Manchester United dilaporkan tengah serius membidik Carlos Baleba, talenta muda dari Brighton & Hove Albion, untuk memperkuat lini tengah mereka. Namun, upaya “Setan Merah” kini terancam oleh kehadiran rival sekota, Manchester City, yang diyakini juga menaruh minat pada pemain yang sama. Persaingan ini diprediksi akan memanaskan derby Manchester, tidak hanya di lapangan hijau, tetapi juga di meja negosiasi.
Perburuan Gelandang Tengah yang Krusial bagi Setan Merah
Kebutuhan Manchester United akan gelandang tengah baru menjadi prioritas utama manajemen dan staf pelatih. Setelah diberitahu dengan tegas oleh Brighton bahwa Carlos Baleba tidak akan berganti klub dengan mudah, United tetap melancarkan pendekatan. Fokus mereka pada Baleba muncul setelah kepergian beberapa pemain kunci di posisi tersebut, serta kebutuhan untuk menyuntikkan energi dan dinamisme baru di poros tengah lapangan. Gelandang bertahan senior Casemiro, meski masih menunjukkan kelasnya, membutuhkan pelapis atau rekan yang mampu meringankan bebannya dalam jangka panjang.
Carlos Baleba, gelandang berusia 20 tahun asal Kamerun, telah menarik perhatian banyak klub top Eropa berkat penampilan impresifnya di bawah asuhan Roberto De Zerbi. Dikenal dengan kemampuan defensif yang solid, visi bermain yang baik, serta kemampuan membawa bola yang mumpuni, Baleba dianggap sebagai investasi jangka panjang yang menjanjikan. Profilnya yang cocok untuk gaya bermain modern dan potensi pengembangannya yang besar menjadikan dirinya target ideal bagi klub yang ingin membangun tim untuk masa depan.
Namun, Brighton dikenal sebagai negosiator yang tangguh, terutama setelah sukses menjual Moises Caicedo ke Chelsea dengan harga fantastis. Mereka tidak berniat melepas Baleba kecuali dengan tawaran yang sangat menggiurkan. Klub berjuluk “The Seagulls” ini bertekad untuk mempertahankan aset berharganya, terutama mengingat mereka juga baru saja kehilangan Alexis Mac Allister. Pendirian Brighton yang kokoh menjadi tantangan pertama bagi Manchester United dalam upaya mereka memboyong sang pemain.
City Ikut Turun Gunung, Memanaskan Derby Transfer
Situasi semakin rumit bagi Manchester United dengan masuknya Manchester City ke dalam perburuan Baleba. Juara bertahan Liga Primer dan Liga Champions itu memiliki tradisi untuk selalu memperkuat skuadnya, bahkan di posisi yang sudah terlihat kuat. Minat City terhadap Baleba bisa didasari oleh beberapa faktor, termasuk potensi kepergian pemain di lini tengah, kebutuhan akan kedalaman skuad yang lebih bertenaga, atau bahkan sebagai strategi untuk menghalangi rival utama mereka, Manchester United, mendapatkan pemain incaran.
Persaingan antara dua raksasa Manchester di bursa transfer bukan hal baru. Kedua klub memiliki kekuatan finansial yang besar dan daya tarik yang kuat bagi para pemain. Seringkali, perburuan satu pemain berubah menjadi “perang harga” yang menguntungkan klub penjual, namun bisa sangat menguras kas pembeli. Kehadiran City diprediksi akan menaikkan harga Baleba secara signifikan, memaksa United untuk mengeluarkan dana lebih besar atau mencari alternatif lain.
“Persaingan di bursa transfer kini tak kalah sengitnya dengan di lapangan hijau, terutama antara dua raksasa Manchester. Kehadiran City dalam perburuan Baleba bukan hanya soal kebutuhan skuad, namun juga simbol perebutan dominasi. Ini akan menjadi tontonan menarik hingga 25 August 2025 jendela transfer ditutup,” ujar seorang pengamat sepak bola nasional yang enggan disebut namanya.
Dengan Manchester City yang kini turut campur, nasib kesepakatan transfer Manchester United untuk Carlos Baleba menjadi tidak pasti. “Setan Merah” harus bergerak cepat dan cerdas dalam negosiasi, tidak hanya dengan Brighton tetapi juga bersaing dengan kekuatan finansial dan reputasi Manchester City. Kegagalan merekrut Baleba bisa memaksa United untuk mengalihkan target ke pemain lain, yang mungkin membutuhkan adaptasi lebih lama atau memiliki harga yang lebih tinggi. Pertarungan di luar lapangan ini akan menjadi indikator penting bagaimana kedua klub mempersiapkan diri menghadapi musim kompetisi yang akan datang.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda