Reses di Kubu Raya, Anggota DPR-RI : Saya Akan Perjuangkan Aspirasi Warga

KUBU RAYA - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalbar Irjen Pol (Purn) Drs Erwin TPL Tobing didampingi Anggota DPRD Kubu Raya dari Fraksi PDI Perjuangan ikut menjawab berbagai pertanyaan masyarakat saat mengisi masa reses di Kubu Raya, Selasa (15/11)

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalbar Irjen Pol (Purn) Drs Erwin TPL Tobing mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan aspirasi atau masukan masyarakat.

"Kita akan berkoordinasi dengan Istansi terkait agar apa yang semua disampaikan bisa dicarikan solusi, sesuai Komisi yang membidanginya," kata Irjen Pol (Purn) Drs Erwin TPL Tobing, Senin (13/11), saat mengisi Masa Reses untuk Serap Aspirasi Rakyat di Kubu Raya.

Dikatakannya, bidang Perdangangan, Perindustrian Investasi, Koparsi, UKM dan BUMN  juga maju berkembang di Kalbar dan berkontribusi besar dalam perekonomian bangsa termasuk pembangunan Infrastruktur penting, pembangunan jalan serta jembatan dan lainnya.

Erwin TPL Tobing juga mengajak semua pihak mengawal pemerintahan Presiden Jokowi-JK untuk terus bersinergi mewujudkan Nawacita.

"Kunci keberhasilan adalah kebersamaan (solid) dan gotongroyong," ajaknya.

Disamping itu, Mantan Kapolda Kalbar juga mengajak mengawal Gubernur Kalbar yang sebentar lagi mengakhir masa tugasnya.

"Kita kawal beliau sampai tuntas dan tetap menjaga ritme politik agar tetap kondusif tidak terpacing dengan isu-isu sektoral, yang mana kita semua tahu tahun depan adalah tahun keramat," katanya.

Semetara itu, Ketua DPRD Kubu Raya Bambang Ganefo Putra mewakli Anggota Fraksi PDI Perjuangan yang hadir  mengatakan, bahwa pihaknya juga akan memperjuangkan aspirasi atau masukan masyarakat. “kita akan kawal usulan kawan-kawan semampu kita, ayo bersinergi" kaata Bambang Ganefo Putra.

Ahamd Ruji ketua RT Parit Bugis mengatakan infrasrtuktur jalan di komplek parit bugis perlu menjadi perhatian pemrintah dan juga perlunya kajian strategis terkait persoalan banjir yang terjadi di bandara kemarin. "Normalisasi parit sepanjang jalur Ayani juga perlu di pikirkan," kata Ahmad Ruji.

Yanto Frans, warga Sungai Ambwang mengaku warga didesanya kesulitan mengkses jaringan telekomunikasi yang memadai sehingga berdapak sulitnya mendapatkan informasi.

"Kami berharap ada tidak lajut dari peyerapan kali ini dan juga terkat listrik yang belum masuk di Teluk Batang," kata Yanto Frans.

Sopinah, warga Kuala Mandor meminta pemerintah dan DPR RI mengkaji ulang Guru Garis Depan (GGD)  yang mana kebanyak berasal dari luar pulau.

"Padahal di Kalbar sendiri banyak sekali sarjana pendidikan yang menganggur. Kami berharap, pemerintah lebih fokus memberdayakan SDM Lokal," harap Sopinah.

Zulkarnain, warga Teluk Pakedai menyampaikan persoalan terkait tapal batas desa dengan perusahan yang ada didearah mereka.

"Kami berharap, pemerintah daerah untuk segera responsip terkait persoalan ini agar menghindri dapak sosial dikemudian hari," harap Zulkanain.

Dan beberapa warga menyampaikan juga terkait Infrastuktur jalan yang belum memadai bantuan DAK untuk rumah ibadah, persoalan pengangguran, narkoba dan pemuda.

(Andika)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Pos terkait