Kesehatan

Di Pagar Warga Pustu Desa Asam Besar Tidak Beraktivitas

KETAPANG - Aktifitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu (PUSTU) desa Asam Besar Kecamatan Manis Mata Kabupaten Ketapang di sementara di non aktifkan dan perawat maupun bidan yang bertugas di Pustu tersebut ditarik ke puskesmas induk untuk sementara waktu.

Tidak diaktifkanya pelayanan kesehatan di Pustu desa Asam Besar di karenakan adanya pengklaiman lahan tempat berdirinya bangunan Pustu dengan melakukan pemagaran di depan halaman masuk oleh Gunsul warga Desa Asam Besar (7/2) yang menurutnya tanah tersebut belum ada kejelasan masalah pembayaran oleh pihak terkait terhadap keluarganya yang merupakan ahli waris dari Almarhum orang tuanya sebagai pemilik tanah.

Ketika dihubungi (8/2) Gunsul menjelaskan",masalah dilakukan pemagaran karena tanahnya belum dibayar dari jaman Almarhum bapak saya sampai kesaya, sampai orang tua saya meninggal",jelasnya.

Menurutnya", saya mohon bagaimanalah solusinya, dan masalah ini sebelumnya sudah di sampaikan kepada pihak kecamatan, Kepala Puskesmas dan pihak dinas kesehatan untuk mencari jalan keluar secara kekeluargaan tapi sampai saat ini belum ada kejelasan",tutur Gunsul.

Tuntutan yang disampaikan Gunsul tentang nilai tanah yang belum dibayar seharga 150 ribu permeter dengan total sesuai luas tanah sebesar 162 Juta Rupiah.

Kepala Puskesmas Manis Mata Faini Rasyida membenarkan adanya pemagaran yang dilakukan oleh warga desa Asam Besar dan menyatakan bahwa permasalahan ini sudah dilakukan secara komunikasi dengan pihak kecamatan dan Sekretaris Dinas Kesehatan.

"Kita sudah lakukan komunikasi satu meja bersama pihak kecamatan dan pemilik tanah dan kami juga sudah pegang surat-surat tanahnya dan sudah kami serahkan ke Dinas Kesehatan melalui Sekretarisnya",terang Faini Rasyida.

"Masalah kepemilikan tanah saya rasa sudah jelas milik Dinas Kesehatan cuma mungkin keterlambatan surat jual belinya saja untuk proses pembuatan SKT nya".

Faini menambahkan",kita pernah membeli tanah tersebut hanya tanggal dan bulan persisnya saya lupa kemudian surat nya juga kita punya sebagai bukti hitam diatas putihnya, dan rencananya setelah selesai tujuh hari masa berkabung orang tua saya ini akan kita bahas bersama lagi",ungkapnya.

"Untuk kedua orang petugas kita yang disana untuk sementara saya perintahkan tidak usah dulu melakukan aktifitas di Pustu Asam Besar tetapi saya arahkan untuk melakukan aktifitas di puskesmas induk dulu",tutupnya.

Penulis : Wan Usmansyah

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top