15 Tips Supaya Hp Tidak Panas Dan Lemot

Foto : Ilustrasi

Penggunaan HP berlama-lama seringkali berpengaruh pada sektor baterai yang cepat habis. Efeknya, Anda akan terus melakukan proses charging HP yang terlalu sering dalam satu hari. Tentu hal ini akan membuat baterai dan charger mengalami penurunan kualitas. Ketika rusak, Anda perlu merogoh kocek untuk membeli charger atau baterai baru.

Nah, dalam membeli charger dan baterai baru, sebaiknya gunakan charger dan baterai original. Charger dan baterai yang lebih murah memang ramah kantong, tapi hal ini akan membahayakan smartphone Anda.

Terlebih Anda juga tak tahu kualitas dan asal-usul charger tersebut. Jika Anda memakai charger dan baterai yang tidak original, bisa dipastikan panas akan lebih sering menghampiri smartphone Anda. Maka dari itulah, pastikan smartphone Anda menggunakan charger dan baterai original dan pastikan juga untuk tidak mengisi daya HP Anda terlalu sering.

2. Tidak Memakai HP Saat Mengisi Daya

Tips kedua masih berhubungan dengan tips pertama, yakni tentang baterai. Saat HP sedang dalam keadaan proses charging, sebaiknya Anda tidak menggunakan HP tersebut, baik untuk sekadar chatting atau hanya SMS saja.

Jika kebiasaan ini sering dilakukan maka akan berpengaruh pada baterai HP yang terlihat mengembung lebih cepat. Kondisi ini akan membuat HP Anda terasa lebih panas setelah selesai diisi daya.

Anda perlu tahu kalau debu yang menempel pada HP ternyata bisa menyebabkan panas pada HP atau overheating. Mengapa bisa? Karena ternyata lubang pada body HP bisa menutupi alur suhu panas yang keluar dari HP. Artinya, suhu panas tersendat lantaran lubang tertutup debu.

Jika sudah kejadian, alias HP sudah tertutup debu, sebaiknya atasi dengan menggunakan semacam cotton buds. Pastikan juga bersihkan bagian baterai, terutama untuk HP dengan jenis baterai yang bisa dicopot. Oh ya, hati-hati dalam penggunaan cotton buds.Jangan sampai, cotton buds langsung menempel pada bagian perangkat HP.

4. Beri Waktu HP untuk “Istirahat”

Saat main game atau sedang internetan, seringkali kita lupa waktu. Kita keasyikan bermain game ataupun streaming secara terus-menerus yang pada akhirnya secara tidak sadar “menyiksa” smartphone bekerja keras.

Untuk diketahui, pemakaian streamingYoutube ataupun video serta bermain game terus menerus tiada henti akan membuat HP Anda cepat panas. Sebaiknya Anda memberikan waktu untuk HP Anda istirahat dari aktivitas pemakaian berat yang tiada henti.

5. Memakai Aplikasi Pendingin HP

Salah satu cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi HP yang cepat panas adalah dengan menggunakan aplikasi pendingin HP. Aplikasi pendingin HP ini cukup bermanfaat dan bisa membantu menjaga suhu atau mendinginkan smartphone Anda. Beberapa aplikasi pendingin HP yang bisa Anda coba adalah Cool Master, Super Cooler-CPU, EaseUS Coolphone, dan masih banyak lagi.

6. Memakai Aplikasi Penghapus “Sampah”

Di smartphone Android umumnya terdapat banyak file yang tidak terlalu berguna. Filetersebut biasanya berupa sampah, cache, hingga cookies. Jika file ini sudah terlalu banyak dan dibiarkan, efeknya akan berdampak pada dapur pacu dan RAM yang kemudian memicu smartphone menjadi panas.

Karena itu, jangan sepelekan file “sampah” yang ada di HP Anda. Lakukan pembersihan file secara rutin. Untuk proses pembersihannya, Anda bisa memanfaatkan aplikasi dari Google, Files Go, yang jelas memiliki kinerja baik dan akses izin aplikasi yang aman.

7. Simpan HP di Tempat yang Aman dari Panas

Anda sebaiknya menyimpan smartphone di tempat yang aman. Aman dalam hal ini adalah tidak menyimpan HP di sembarang tempat yang berpotensi menimbulkan panas pada HP. Contohnya menyimpan di alas yang mudah panas. Terlebih ketika Anda menyimpan HP tersebut sambil diisi daya. Jika ini terjadi, baterai HP akan cepat panas dan efek terburuknya baterai berpotensi meledak.

8. Memakai Aplikasi Penghemat Baterai

Aplikasi penghemat baterai sudah banyak tersebar di toko aplikasi. Aplikasi ini umumnya tidak hanya berguna untuk menghemat baterai. Biasanya aplikasi penghemat baterai juga punya fitur untuk menutup aplikasi yang berjalan di belakang (background). Aplikasi yang berjalan di belakang ini berpotensi membuat HP cepat panas.

Selain itu, aplikasi penghemat baterai juga biasanya memiliki fitur untuk mempercepat kinerja HP Anda. Fitur ini sangat berguna untuk meningkatkan performa HP Anda. Anda bisa menggunakan aplikasi penghemat baterai semacam Hibernation Manager, Account Sync Profiler, DU Battery Saver, Battery Booster Lite dan masih banyak lagi.

9. Hindari HP dari Air

Ternyata air bisa jadi salah satu sebab HP bisa cepat  panas dan lemot. Karena itu, Anda sebaiknya menghindari menggunakan HP di kolam, pantai, atau di kamar mandi.

HP yang terkena air dalam jumlah banyak bisa mengakibatkan panas dan berpotensi HP menjadi rusak. Tapi poin ini khusus untuk Anda yang tidak memiliki HP anti air. Kalau Anda sering beraktivitas di tempat dengan banyak air, pilihlah HP yang anti air.

10. Matikan Koneksi dan Tutup Aplikasi yang Tidak Digunakan

Anda sebaiknya bisa mengatur kapan menggunakan koneksi sebuah HP. Misalnya ketika Anda rapat, Anda bisa mematikan jaringan internet terlebih dulu. Tapi jika hal ini tidak memungkinkan, matikan koneksi lain jika tidak digunakan. Misalnya mematikan GPS, bluetooth, atau NFC. Cara ini juga efektif untuk menghemat baterai.

Selain itu, tutup aplikasi yang Anda gunakan, terutama aplikasi atau game berat. Biasanya, jika Anda sering multitasking, Anda akan menekan recent apps dan tidak melakukanclosed terhadap aplikasi. Apabila ada banyak aplikasi yang berjalan tanpa Anda menutupnya, HP Anda berpotensi cepat panas, bahkan bisa menyebabkan HP Anda kinerjanya lemot.

11. Hindari Menyalakan WiFi Terus Menerus

Poin ini masih berhubungan dengan nomor 10, yakni mematikan WiFi saat sedang tidak berada di area penyedia WiFi. Ingat, Anda jangan lupa untuk mematikan jaringan WiFi.

Pasalnya, WiFi akan terus mencari jaringan secara otomatis, padahal belum tentu Anda akan ada di kawasan yang ada jaringan WiFi-nya. WiFi yang terus aktif mencari jaringan ini ternyata berpotensi membuat HP Anda cepat panas.

12. Gunakan Anti-Cryptocurrency Mining

Saat ini cryptocurrency sedang naik daun. Yang paling terkenal adalah bitcoin. Banyak situs mencoba peruntungan menambang bitcoin dengan cara menggunakan resource dari device yang mengakses situs tersebut tanpa izin pengguna device.

Bahkan, sudah ada aplikasi di Google Playstore yang jika diinstal akan mencoba menggunakan sistem untuk menambang bitcoin. Untung sudah diantisipasi Google dengan cara menghapusnya.

Meskipun sudah dihapus tetap waspada. Siapa tahu nanti banyak aplikasi sejenis datang lagi atau Anda tidak sengaja mengakses situs yang sedang menambang bitcoin. Jika hal ini terjadi, maka sudah pasti sistem HP Anda akan terasa berat karena dipaksa oleh situs atau aplikasi untuk menambang cryptocurrency. Efeknya, HP Anda akan terasa panas dan kinerjanya jelas akan lemot.

Untuk itu, sebaiknya Anda gunakan aplikasi pelindung dari “penambang cryptocurrency” di HP Anda. Saat ini banyak antivirus seperti Malwarebytes dan Avast yang juga memiliki kemampuan anti-cryptocurrency mining. Anda juga bisa memasang browser Opera yang punya fitur blokir iklan sekaligus blokir aktivitas cryptocurrency mining.

13. Menghapus Aplikasi dan Games yang Memberatkan RAM

Jika HP yang Anda punya adalah smartphone dengan RAM besar, jelas poin ini tidak berlaku. Tapi, jika RAM HP Anda tergolong pas-pasan, semisal RAM 1GB, maka poin ini akan berlaku. Pasalnya, aplikasi dan games yang tergolong memberatkan RAM akan membuat performa HP Anda menurun karena aplikasi berat tersebut membebani sistem. Efeknya, HP Anda akan cepat panas.

Untuk itu, Anda bisa menghapus aplikasi atau games yang sekiranya memberatkan RAM. Meskipun game tersebut adalah game yang Anda suka dan mainkan, jika tujuannya agar kinerja HP Anda tidak lemot dan tidak cepat panas, mau tak mau, Anda harus hapus game tersebut.

14. Jangan Sering Menyimpan HP di Tempat Tertutup

Sebaiknya Anda tidak sering menyimpan HP di tempat tertutup. Contohnya menyimpan HP di celana jeans yang super ketat. JIka Anda sering menyimpan HP di celana jeans, sebaiknya mulai dikurangi dan beri HP Anda udara segar. Menyimpan HP di tempat tertutup seperti tas dan saku celana berpotensi membuat kinerja HP cepat panas yang tentunya akan berpengaruh pada performa HP.

15. Factory Reset

Ini adalah langkah terakhir yang bisa Anda lakukan untuk membuat HP Anda terlihat “segar” dan performanya kembali seperti awal. Apabila HP Anda terasa cepat panas, cobalah untuk melakukan reset untuk setelan pabrik. Melakukan factory reset akan menghapus semua file dan aplikasi yang ada di HP, kecuali aplikasi yang sudah terpasang atau bawaan pabrik.

Berikut tadi adalah cara agar HP Anda tidak cepat panas. Anda bisa melakukan 15 cara yang sudah dipaparkan tersebut. Sebagai informasi penutup, cobalah untuk menyayangi HP Anda dan hindari pemakaian berlebih serta pemasangan aplikasi yang terlalu banyak, terlebih jika HP Anda memiliki spesiifikasi yang tidak terlalu tinggi. Semoga membantu!

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top