Nasional

5000 Warga Perbatasan Belum Miliki e-KTP, Ratusan Warga Gelar Aksi Demo

Pontianak - Ratusan warga perbatasan Aruk, Jagoi Babang, Entikong dan Kapuas hulu yang dipimpin Albenus menggelar aksi demo damai di bundaran tugu Digulis Untan, Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat pada Kamis, (3/05/2018) sekitar pukul 0.8.00 Wib.

Para pendemo membawa sepanduk dan sejumlah poster menyuarakan empat tuntutan yakni,

Pertama, Menuntut Kebijakan khusus bagi masyarakat Kalbar yang blm merekam KTP-el dan belum memiliki Suket ;
Kedua Mendesak Komnas HAM untuk mengusut indikasi Pelanggaran HAM terkait dengan hak pilih WNI dalam Pilkada serentak di Kalbar ;
Ketiga, Meminta BAWASLU untuk melakukan pengawasan dan pengawalan terkait DPT secara maksimal ;
Keempat, Mendesak KPU agar penyelenggara debat Cagub dan Cawagub ditayangkan melalui stasiun TV yang mampu menjangkau seluruh pelosok Wilayah Kalbar.

Setelah menyampaikan aspirasi dibundaran Tugu Digulis Untan, pendemo bergerak menuju kantor Komnasham Provinsi Kalbar dan selanjutnya mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Provinsi Kalbar.
Salah satu warga perbatasan , perwakilan aksi dari Kabupaten Bengkayang Ulianus Uli ketika dikonfirmasi oleh media ini mengatakan, aksi demo damai yang digelar hari ini menuntut kepada pemerintah agar secepatnya menerbitkan e-KTP kepada warga perbatasan yang jumlahnya mencapai 5000 penduduk, karena saat ini belum memiliki e-KTP.
Dengan tidak memiliki e-KTP secara otomatis hak politik warga perbatasan pada pilkada serentak Tahun 2018 tidak punya, oleh sebab pemerintah harus mencarikan solusi," tukasnya.
Dari pantauan media ini dikantor KPU Provinsi Kalbar masih berlangsung pertemuan antara perwakilan pendemo dan pejabat KPU, aksi demo mendapatkan penjagaan dari pihak kepolisian Jajaran Polda Kalbar dan Polresta Pontianak. aksi demo berlangsung aman dan lancar.
(dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top