Pendidikan

Pemkab Sintang Segera Buka Rekrutmen Guru Kontrak

Foto : Ilustrasi

Sintang – Rekrutmen guru kontrak yang digadang-gadang oleh masyarakat Sintang sejak beberapa tahun lalu dan sempat dibahas oleh pihak Eksekutif dan Legislatif beberapa tahun anggaran nampaknya mulai membuahkan hasil.

Dikonfirmasi soal kemoloran pengumuman formasi penerimaan guru kontrak daerah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar Selasa, (29/05) mengaku tidak bermaksud untuk menunda. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dikonsultasikan terlebih dahulu kepada pimpinan mengenai formasi sekolah dan kuota guru kontrak yang akan dibuka.

“Rencana guru kontrak itu kami sudah siapkan, dan diusahakan secepatnya, kalau memang kami mampu kejar bulan ini kami kejar. Namun demikian formasi nanti yang akan dibuka itu sudah menjadi bagian dari kebijakan pimpinan yang betul-betul dibutuhkan,” kata Lindra.

Lindra menyebut, belum dibukanya formasi penerimaan guru kontrak lantaran ada beberapa hal yang harus disepakati bersama dengan Bupati Sintang, Jarot Winarno. Mulai dari formasi sekolah, persyaratan calon pelamar, kuota penerimaan hingga waktu pembukaan.

“Mekanisme (seperti itu). Saya punya pimpinan. Termasuk formasi itu (disepakati bersama pimpinan) apapun itu, dinas lain juga seperti itu. Apa yang dibuka tetap berdasarkan persetujuan pimpinan,” aku Lindra.

Menurut Lindra, ada banyak hal yang diperhatikan dalam penerimaan guru kontrak daerah. Mulai dari formasi, kekuatan anggaran hingga sistem rekrutmen. Lindra menegaskan sudah berusaha untuk mencukupi kebutuhan guru di Kabupaten Sintang.

Penerimaan guru kontrak nantinya sebut Lindra, diutamakan pada sekolah yang kekurangan guru. Sekolah yang sudah ditempati oleh Guru Garis Depan (GGD) tidak diperoritaskan untuk masuk dalam formasi. “Tapi kami lihat lagi, kalau memang di sekolah itu walaupun ada GGD tapi satu dua orang guru kemungkinan ada peluang dibuka juga, tapi khusus di daerah pinggiran (pedalaman),” katanya.

“Insya allah tidak ada (formasi dibuka) di kota sintang. (soal) kapan dibuka itu, kami data sudah siap, cuma kami harus berkomunikasi dengan pimpinan berkaitan dengan formasi, sekolahnya kemudian berkaitan dengan sistem rekrutmen, nanti ada tes. Itu yang harus kami sepakati nanti dengan pimpinan,” sebut Lindra.

Lindra menyebut, penerimaan guru kontrak untuk tahun ini kuotanya berkisar 100 orang. Sebenarnya kata dia, anggaran hanya dianggarkan untuk 50 orang. Akan tetapi kata dia, setelah dipertimbangkan kebutuhan guru di sekolah seperti pensiu dan tidak ada lagi pembukaan formasi CPNS lantaran terganjal moratorium, disepakati kuotanyanya ditambah menjadi 100 orang.

Disebutkan lindra, harusnya penerimaan guru kontrak untuk satu tahun anggaran itu sudah harus selesai pada bulan Juli mendatang. “Juli 2018 sudah Terhitung Mulai Tugas (TMT). Artinya, sebelum Juli semua proses penerimaan hingga tes sudah selesai dan sudah ada SK bupati. Makanya kami kebut. (oleh sebab itu) kami akan satu meja dengan pimpinan,” bebernya.

“Masalah kapan dibuka, kami upayakan sebelum (Juli) itu sudah clear. Kalau ditanya kapan tanggal saya belum bisa pastikan, saya sih mau cepat. Persiapan sudah siap, data juga sudah kami sampaikan dengan pimpinan,”

Terpisah Bupati Sintang Jarot Winarno yang dikonfirmasi menyatakan terkait dengan rekrutmen guru kontrak jika proses penerimaanya pada Juli mendatang ,sedianya saat ini sudah harus mulai proses seleksi .

Jarot menyebutkan dari jumlah 100 orang yang diterima nantinya penempatanya tidak didalam kota melainkan di tempatkan di pedalaman yang membutuhkan kehadiran guru-guru tersebut.

“Jumlahnya 100 formasi dan tidak ditempatkan di Sintang kota lah tapi diutamakan didaerah yang jauh ,”terangnya.

Pun demikian dikatakan bupati harus melalui proses seleksi yang ketiga apabila sama-sama lulus akan diprioritaskan kepada yang honorer lebih lama ,”jadi yang honornya lebih lama maka diberi poin tersendirilah hal ini dilakukan untuk menginisiasi demo-femo kemarin,”ujarnya.

Demo yang dilakukan para Aliansi Peduli Pendidikan Jarot menurutnya mereka ingin ikut mengontrol mereka kita kasik tempat mrski tidak terlalu dalam ,agar bersama -sama ikut mengawasi.

Guru kontrak ditempatkan sesuai kebutuhan didata Dapodik misalkan sudah ada GGD kemungkinan besar tidak ditempatkan guru kontrak dan akan disesuaikan data dapodiknya “Begitu GGD masukkan di data Dapodiknya sudah terbaca sesuai dengan kebutuhanya misalkan satu sekolah 1 GGD,”ungkapnya.

(Sus)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top