Hiburan

15 Manfaat Memakan Keong Sawah

Foto : Ilustrasi

Sesuai dengan namanya, keong sawah sering diperoleh di daerah persawahan. Hewan bercangkang dan berlendir ini bagi sebagian orang dianggap menjijikkan untuk dikonsumsi. Akan tetapi bagi sebagian yang lain justru sangat dicari karena manfaatnya. Banyak pro kontra mengenai efek makan keong sawah. Walaupun begitu, keong sawah memang mempunyai efek positif dan negatif bagi kesehatan tubuh.

Untuk itu, tidak perlu mendebatkan lagi tentang konsumsi keong sawah. Jika memang kandungan ini bermanfaat bagi tubuh Anda, maka jangan segan untuk rajin memakannya. Namun sebaliknya, jika keong sawah ini justru merugikan kesehatan atau Anda terlalu jijik untuk memakannya memang sangat disarankan untuk menjauhinya. Berikut adalah ulasan mengenai efek positif dan negatif dari makan keong sawah.

Tutut merupakan nama lain dari keong sawah. Di beberapa daerah, tutut juga disebut sebagai kreco. daging tutut biasanya diolah dengan dibumbui santan dan juga kunyit. Cara memakannya yang khas dan rasa daging yang kenyal membuat tutut digemari oleh masyarakat pedesaan.

Tutut tidak sama dengan bekicot, keduanya memang hampir mirip. Letak perbedaannya adalah tutut lebih sering berada di air dan memiliki warna kuning keemasan, sedangkan bekicot sering berada di daratan dan bercangkang ungu keputihan.

Daging tutut memiliki tekstur kenyal dan hampir mirip dengan rempelo ati pada ayam. Ternyata selain rasanya enak, banyak sekali kandungan manfaat daging tutut bagi kesehatan lho. Berikut ini adalah informasi terkait manfaat daging tutut untuk kesehatan tubuh:

1. Kaya Akan Kalsium

Sebanyak 217 mg kalsium terdapat pada daging tutut. Kalsium ini adalah semacam zat yang sangat diperlukan oleh tubuh, terutama bagian tulang. Kalau tulang kekurangan kalsium, maka akan mengalami pengeroposan, nyeri sendi, dan tulang mengalami gangguan. Daging tutut yang kaya akan kalsium ini juga bisa menggantikan susu bagi yang sering alergi terhadap susu.

2. Mengandung Protein yang Sangat Tinggi

Khasiat daging tutut lainnya adalah mengandung protein. Protein umumnya ditemukan pada ikan dan daging-daging yang harganya lumayan mahal. Sedangkan kalau tutut, penuh dengan kandungan protein harganya pun murah. Protein hewani pada daging hewan tutut ini juga membantu proses pertumbuhan pada anak-anak. Dengan cara diolah menjadi sate, biasanya anak-anak akan lebih tertarik.

3. Obat Alternatif

Selain bisa sebagai lauk sate tadi, khasiat daging tutut  dapat digunakan untuk alternatif pengobatan penyakit. Diantara beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dengan tutut adalah penyakit magh, liver, dan kolesterol. Hal tersebut dikuatkan dengan kandungan daging tutut yang rendah lemak dan tinggi berbagai vitamin yang baik untuk tubuh.

4. Omega 3 yang Membantu Merawat Rambut Rontok

Tubuh membutuhkan omega 3 atau asam esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Maka dari itu perlu makanan tambahan agar tubuh dapat tercukupi minyak esensialnya. Daging tutut mengandung omega 3 yang baik untuk rambut. Minyak esensial berguna untuk mengatur pertumbuhan rambut serta dapat menjaga kelembaban rambut. Tentu bagi yang memiliki masalah terhadap rambut sangat diperbolehkan untuk mencoba makan olahan daging tutut untuk pengobatan.

5. Omega 6 untuk Perkembangan Otak

Daging tutut juga mengandung omega 6 yang sangat baik untuk perkembangan otak. Sama halnya dengan omega 3, omega 6 tak dapat diproduksi oleh tubuh. Dengan makan daging keong atau tutut ini, Anda bisa menambah omega 6 ke dalam tubuh. Fungsi dari omega 6 ini adalah menjaga fungsi jantung, melancarkan peredaran darah, dan menguatkan imun.

6. Kolesterol Dapat Terkontrol

Daging tutut bukan sekadar mengandung omega 3 dan 6, namun juga omega 9. Kolesterol jahat pada tubuh bisa diminimalisir dengan makan olahan daging tutut. Omega 9 membantu Anda melawan kuman dan kolesterol jahat di dalam tubuh.

7. Obat Wasir

Masyarakat tradisional Kita masih sering mengobati beberapa penyakit dengan daging tutut. Pada daging tutut dianggap mampu mengobati wasir atau ambeien. Dagingnya agar lebih enak bisa ditumis dengan rempah khas Indonesia.

8. Banyak Vitamin pada Tutut

Bukan hanya sebagai pengobatan saja, daging tutut bisa digunakan untuk penambah vitamin. Terdapat vitamin A, E, niacin dan folat. Asam folat sangat baik bagi kesehatan ibu hamil. Vitamin A sangat baik untuk kesehatan mata, dan vitamin E berguna untuk kesehatan kulit.

9. Regenerasi Sel Pada Tubuh

Tubuh yang sehat memerlukan regenerasi sel yang normal. Semakin cepat regenerasi sel, maka akan bagus untuk tubuh. Sel yang sudah rusak memang harus terganti. Namun tak semua kondisi tubuh memungkinkan untuk meregenerasi sel. Tutut bisa membantu tubuh untuk meregenerasi sel lebih cepat.

10. Obat Antiseptik untuk Kulit

Bukan daging tutut saja yang berguna. Lendir pada luar  tubuhnya mengandung semacam antiseptic yang sangat bagus untuk mengobati luka pada kulit. Cukup dioleskan pada bagian yang sakit agar cepat kering.

11. Mengurangi Perih Pada Kulit

Kulit yang terluka rasanya memang perih. Untuk mengurangi rasa perih, tutut bisa dimakan sebagai obat perih.

12. Cemilan Sehat

Dagingnya yang kaya protein membuat tutut sangat direkomendasikan sebagai cemilan sehat yang anti pengawet dan pewarna. Cobalah untuk membuat cemilan dari daging hewan tutut.

13. Diet yang Sehat

Diet selalu identik dengan tidak makan daging. Kalau Anda suka daging, namun dilema karena diet, bisa sekali mengonsumsi daging tutut. Tak ada kandungan lemak yang jahat pada hewan ini. Justru membantu kelancaran diet Anda.

14. Mengobati Diabetes

Masyarakat juga mempercayai keong atau tutut bisa menjadi pengobat diabetes atau penyakit gula. Hal ini karena kandungan gula dalam hewan ini rendah, aman dikonsumsi bagi orang yang tervonis diabet.

15. Menyembuhkan Jerawat

Jerawat juga menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang. Tutut dipercaya juga dapat mengobati jerawat pada wajah.

Banyaknya manfaat pada tutut memang sangat menggiurkan. Namun harus direbus dahulu ya sebelum diolah, agar kuman dan cacing yang mungkin terdapat pada dagingnya mati. Jangan lupa juga untuk membuang bagian belakang rumah tutut yang lancip untuk membuang kotorannya. Ribet memang cara memasaknya. Nmaun ingat, khasiat daging tutut ini lebih banyak jika dibandingkan khasiat daging lainnya

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top