Hiburan

Lima Gaya Seks Paling Disukai Wanita dan Cepat Orgasme

Foto : Ilustrasi

Survey dan fakta menyebutkan bahwa wanita sangat menyukai seks dan ini adalah “Real” adanya. Bahkan, sebagian wanita menginginkan intensitas bercinta lebih sering bila dibandingkan dengan pasangan prianya. Tidak percaya?

Sebenarnya ada beberapa gaya atau posisi bercinta yang sangat disukai wanita yang perlu Anda pelajari lebih dalam lagi. Sebab, posisi atau gaya tersebut bisa menciptakan keseimbangan ideal antara tingkat kesulitan dengan kesenangan maksimal yang bisa didapatkan.

Di bawah ini adalah beberapa gaya atau posisi bercinta yang konon sangat disukai oleh wanita yang harus Anda lakukan malam ini :

1. Stand at Erection

Untuk melakukan gaya bercinta paling disukai wanita ini, wanita duduk di atas permukaan yang tingginya sejajar dengan pinggang pria, seperti meja dapur, mesin cuci, kap mobil, dan sebagainya. Kesenangan yang didapat akan lebih maksimal jika kedua kakinya dibuka lebar untuk bisa melingkari pinggang Anda. Teknik ini akan menempatkan Miss V berhadapan langsung dengan pangkal paha pria. Selain itu, akan memudahkan Anda untuk penetrasi dalam, sehingga meningkatkan peluangnya menikmati orgasme G-spot yang lebih nikmat.

2. Doggy Style

Gaya bercinta paling disukai wanita yang tidak boleh dilewatkan adalah “Doggy Style.” Ternyata wanita juga menyukai posisi seks di mana ia membungkuk atau dalam posisi merangkak dan Anda melakukan penetrasi dari belakang. Sementera itu, dia makin suka di mana selama beraksi dari belakang, Anda turut menindih tubuhnya (bukan berdiri sambil melipat kaki) sambil memainkan jari-jemari Anda di antara paha dan klitorisnya.

3. Private Lap Dance

Banyak wanita menyukai posisi di atas karena membuat mereka merasa memegang kontrol penuh terhadap kepuasan pasangannya. Disini, berada di atas tidak terbatas pada satu gaya saja. Cobalah teknik berikut: “pihak pria berbaring telentang dan pihak wanita melingkari pinggang Anda dengan kedua kakinya, sebelum penetrasi. Bantu ia bergerak seimbang dengan memegang pinggulnya sementara ia menunggangi Anda.

Apabila pasangan Anda tidak menikmati gaya ini, bisa jadi karena merasa over exposed selama hubungan seks, atau mungkin kakinya terlalu pendek untuk bisa nyaman beraksi. Teknik lain untuk menyiasatinya adalah “bercinta sofa.” Tekniknya, pihak pria duduk bersandar, dan pihak wanita duduk mengangkanginya. Teknik ini memungkinkannya memberikan orgasme maksimal untuk Anda.

4. Spooning it

Salah satu gaya bercinta yang difavoritkan wanita adalah Spooning it atau gaya sendok. Gaya sendok ini bisa membuat hubungan seks Anda makin hebat. Tak heran jika posisi ini benar-benar digilai wanita. Tidak percaya? Seranglah ia dari belakang tubuhnya. Wanita suka saat kulit punggungnya bersentuhan dengan dada pria. Nah dalam posisi sendok, selain dia merasa sangat nyaman, Anda pun bisa bermain dengan payudara dan klitorisnya. Cukup mudah bukan?

5. Comfort Zone

Gaya bercinta yang disukai wanitaselanjutnya ini dikenal juga dengan istilah gaya misionaris. Cara melakukannya cukup mudah, pihak wanita berbaring terlentang, menyebarkan kakinya dengan lutut Anda di antara kedua pahanya, lalu minta pasangan Anda untuk melipat jari-jemari tangan dan meletakannya di belakang kepalanya. Lalu, tunjukkan padanya penetrasi atau serangan yang bisa Anda berikan selama ia menguasai permainan. Wanita menyukai gaya ini karena terasa lebih intim dan romantis meski pria dianggap lebih memegang kendali saat posisi bercinta ini dilakukan.

Nah, selain memperhatikan gaya-gaya diatas, ada lagi faktor yang harus para pria cermati yakni “ritme dalam bercinta.” Bercinta tidak berarti harus dilakukan secara tergesa-gesa. Agar lebih nikmat, Anda dapat melakukannya secara perlahan dan berirama agar klimaks tercipta dengan sempurna.

Sebenarnya ada banyak cara untuk mencapai orgasme selain daripada sekedar posisi seks. Anda dapat mewujudkannya dengan perlahan-lahan serta menciptakan irama konsisten saat hubungan seks berlangsung. Dengan demikian, wanita yang kerap disulitkan dengan menyalakan gairah pun akan dengan mudah terangsang dan akhirnya mencapai klimaks.

Untuk mengetahui apakah wanita mencapai titik tersebut atau tidak, berikut ini ulasannya, seperti dilansir Ezinearticles. “Apabila ingin memberikan wanita orgasme, pastikan bercinta dengan berirama dan konsisten. Terlepas dari apakah Anda melakukannya cepat atau lambat, irama yang konsisten biasanya akan membangun intensitasnya menuju orgasme.”

Jika Anda ingin meningkatkan kecepatan bercinta Anda, lakukanlah secara bertahap dan dengan cara yang memungkinkan untuk memertahankan bercinta selama diperlukan serta menggiringnya menuju klimaks.

Penting untuk diingat bahwa Anda harus menghindari gangguan sensorik saat berhubungan seks dengan pasangan. Biarkan fokus perasaannya terbangun untuk memertahankan konsentrasi seksualnya. Beberapa wanita fokus pada apa yang disebut dengan faktor pembantu seperti kalimat-kalimat nakal dan sensual atau fantasi seksual yang membantu mereka mengintensifkan kenikmatan seksual menuju ke titik orgasme.

Beberapa hasil studi dan penelitian menyatakan bahwa otak wanita menutup pada titik orgasme. Bantu lah pasangan agar relaks secara mental dengan menetapkan adegan yang tepat. Ada wanita yang ingin mendengarkan musik lembut dan pencahayaan temaram dan aroma dari lilin aromaterapi untuk mempertahankan hasrat seksualnya. Dengan demikian, semakin besar kemungkinannya untuk mencapai orgasme.

Cara terbaik yang bisa dilakukan untuk menggiring wanita mencapai orgasme ialah dengan melatih diri dan secara terampil mengendalikan diri Anda. Dalam arti, bukan hanya mengamati tanda-tanda dari pasangan Anda, tapi juga memerhatikan tanda-tanda mental dan fisik yang datang dari diri sendiri. Ini akan membantu Anda menyesuaikan seperlunya untuk menghindari klimaks lebih dulu dari pasangan.

Namun, paling penting disini adalah ketahanan dan kekuatan ereksi Anda agar bisa mencoba beberapa posisi bercinta yang disukai wanita. Apabaila ereksi Anda lembek,  kurang keras, dan kurang tahan lama tentu saja Anda sulit untuk bereksplorasi lebih.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top