Kesehatan

Bupati Ketapang Hadiri Rembuk Stunting

KETAPANG – Stunting merupakan masalah gizi kronis yg disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Dan Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia 2 tahun, sehingga menjadi prioritas oleh Pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk mencegah anak – anak yang terkena Stunting, agar kedepannya Sumber Daya Manusia dapat meningkat dan berkualitas.

Untuk itu, Bappeda Kabupaten Ketapang melaksanakan kegiatan Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2018 Pada hari Kamis (19/7), bertempat di Borneo Emerald Hotel Ketapang bertemakan “Dengan rembuk Stunting kita tingkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yg sehat, cerdas dan produktif”.

Dalam kegiatan rembuk Stunting tersebut dihadiri Bupati Ketapang, Martin Rantan, S.H., perwakilan Kemenkes Pusat, Dandim 1203/Ketapang Letkol Kav. Jamian, Kapolres Ketapang yang diwakili oleh Kapolsek Delta Pawan, AKP Riwayansyah, Kepala Bappeda Ketapang, Forkopimda Ketapang, Perwakilan Asisten II Setda Ketapang, Kasat Pol PP Ketapang, Kadis Kesehatan Kabupaten Ketapang, OPD Kabupaten Ketapang, Konsultan, Camat se Kabupaten Ketapang, Kepala Puskesmas se Kabupaten Ketapang, Lurah/Kades se Kabupaten Ketapang dan tamu undangan sekitar 150 orang.

Dalam sambutannya Bupati Ketapang, Martin Rantan, S.H menyampaikan bahwa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia merupakan program dari Presiden Republik Indonesia.
“Dengan adanya kegiatan rembuk percepatan penurunan Stunting dan hasil tersebut kedepannya anak – anak bisa terlahir secara sehat dengan didukung pendidikan yang berkualitas namun jika terlahir dengan kondisi kurang gizi maka akan menyebabkan stunting dan berharap ada upaya kedepan Ketapang bisa bebas dari Stunting” ujar Martin.

Setelah memberikan pengarahan kemudian Bupati Ketapang membuka secara resmi kegiatan rembuk Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2018 dan dilanjutkan dengan foto bersama Forkopimda dan tamu yang hadir.

Sedangkan materi pembahasan dan presentasi yang disampaikan oleh Kemenkes dan Bappenas adalah tentang Kebijakan dan Strategi Penurunan Stunting di Indonesia, Program 1000 HPK Pencegahan, Dukungan Bank Dunia dalam strategi Nasional percepatan Penurunan, Kebijakan dan strategi Intervensi penurunan Stunting di Indonesia, Prevalensi Stunting dan Data Cakupan Indikator Outcome, serta Rencana Tindak lanjut (RTL) Tahun 2019.

(Wan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top