Regional

Warga Kendawangan Ketapang Keluhkan Air Bersih Tak Mengalir

KETAPANG – Warga desa Banjarsari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang keluhkan air ledeng yang sudah belasan tahun tidak mengalir ke daerahnya.

Salah satu Tokoh Pemuda Desa Banjarsari Yunus Mustaine ketika dihubungi mengatakan bahwa sudah selama belasan tahun mereka tak pernah lagi merasakan aliran air ledeng.

“Sekitar seminggu yang lalu saat saya lewat dijalan AMD Desa Banjarsari secara tidak sengaja saya berhenti dijembatan di jalur Sui Tapah Parit Kongsi. Disana saya melihat pipa air ledeng yang mengaliri desa Banjarsari iti putus dan ditutup dengan bungkusan plastik. Saya pun selaku masyarkat bertanya-tanya apakah ini penyebab air ledeng tidak mengalir di desa kami tersebut, karena selama belasan tahun kami tak pernah merasakan yang nama air ledeng”,tuturnya, Minggu (5/8/18).

Ia melanjutkan, selama ini masyarakat Banjarsari mengandalkan air hujan atau depo pengisian air minum untuk memenuhi kebutuhan memasak dan minum. Sementara untuk mandi, cuci pakaian dan piring masyarakat menggunakan air sumur atau jasa antar air yang harga nya kisaran Rp. 80.000 /Pic Up yang jaraknya mencapai 200 meter hingga 1 Km.

“Apabila di musim kemarau sumur serapan ini mengering, berwarna kuning dan terasa payau karena pengaruh air laut yang tak jauh dari permungkiman warga”,jelas Yunus.

Ia menambahkan, Di tempatnya ada dua perusahaan besar yang dana CSR nya cukup membantu untuk resparasi pipa atau penambahan pompa pendorong.

“Kami berharap kepada stakeholder baik di tingkat desa hingga kabupaten terutama PDAM untuk mecarikan solusi dan memperjuangkan untuk air bersih. Agar masyarakat tidak kesusahan lagi dalam memenuhi kebutuhan akan air bersih”,pintanya.

(Wan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top