Bongkar Kios Pedagang RSUD, Ini Jawaban Kadisperindag Pontianak

Pontianak – Penertiban kios para pedagang didepan rumah sakit Soedarso sekitar seratus pintu lebih yang mendapatkan penolakan dari sejumlah pedagang mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) kota Pontianak Haryadi, menurut nya Penertiban kios tersebut dilakukan untuk menata kota dan karena adanya pembangunan jalan pararel.

“Penertiban sejumlah kios para pedagang rumah sakit Soedarso ini atas perintah pemerintah kota Pontianak yakni melalui walikota, jadi sesuai aturan sudah sesuai prosedur. Sebelumnya juga sudah dilakukan sosialisasi kepada para pedagang agar mengosongkan kios atau membongkar sendiri kios miliknya,” kata Kadisperindag kota Pontianak Haryadi Senin,(6/08/2018).

Lebih lanjut Haryadi mengatakan, pembongkaran tahap awal ada sekitar 60 kios selanjutnya ada 40 kios dan belasan kios lagi didekat gapura, jumlahnya sekitar seratus lebih,” untuk sementara bagi pemilik kios nanti nya akan direlokasi ke rusun dan diberikan uang Rp2 juta untuk kembali berdagang.

Sesuai aturan Tentang Penertiban umum (Tibum) para pedagang ini ijin-ijin nya sudah berakhir dan pemerintah juga sudah tidak lagi menarik ritribusi, selain itu untuk lahan yang dibangun kios oleh pedagang lahannya milik pemerintah provinsi. sehingga apabila lahan ini akan digunakan baik untuk jalan atau bangunan pemerintah para pedagang harus mengembalikan kepada pemerintah,”tukasnya.

“Saya menghimbau kepada para pedagang agar segera mengosongkan kios- kios ini karena proses pembongkaran akan segera dilakukan agar pembangunan jalan pararel lancar,”pungkasnya.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top