Hukrim

Berantas Premanisme Polda Kalbar Proses 152 Tersangka

Pontianak – Menjaga serta memeliharakeamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tercipta suatukondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakanaktifitas. Khususnya dalam rangkaian pelaksanaan Asian Games XVIIItahun 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang, meskipunKalimantan Barat bukan merupakan penyelenggara, akan tetapi Kapolrimemerintahkan kepada seluruh jajaran Kepolisian Wilayah untukmelakukan Cipta Kondisi menjelang Asian Games sebagai langkahantisipasi merebaknya aksi dan kejadian premanisme dan kejahatanjalanan agar tercipta kondisi aman dan terkendali.

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono kepada sejumlah wartawan pada Kamis,(09/08/2018) mengatakan,
Dalam rangka melaksanakan perintah Kapolri tersebut, fungsi
reskrim jajaran Polda Kalbar telah menggelar Kegiatan Kepolisian Yang
Ditingkatkan (KKYD) pemberantasan premanisme di seluruh wilayah,
antara lain terhadap kegiatan parkir liar, pemalakan, miras, pungli,
sajam, pencurian, penganiayaan dan lain lain.

Penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap para pelaku premanisme yang termasuk dalam ranah pidana, sedangkan bagi pelaku-pelaku premanisme lainnya dilakukan pembinaan dan pendataan. Hasil dari kegiatan yang telah dilaksanaan Ditreskrimum Satreskrim jajaran sejak 6 Juli hingga tanggal 6 Agustus 2018.

Jumlah kegiatan yang dilaksanakan : 595 kegiatan, 508 dilakukan pembinaan, dan 151 dilakukan proses sidik.

Selain itu ada kasus menonjol yakni penganiayaan berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/1494/VIII/Res.1.6./2018/Kalbar/ Spkt tanggal 1 Agustus 2018, tentang penganiayaan.

Kronologi kejadian seseorang masuk ke dalam sebuah toko arloji di Jl.
Hasanudin Pontianak, melakukan tawar menawar harga jam tangan, akan tetapi pelaku merasa tersinggung dengan
penjual sehingga pelaku memukul dengan menggunakan tangan
kosong mengakibatkan luka lebam di bagian wajah.

“Atas kejadian tersebut korban (penjual arloji) melaporkan
ke Kepolisian. Kasus ini viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Selanjutnya jajaran kepolisian melakukan Pengungkapan dan Penangkapan Tersangka an. SR

“Saya Himbauan Kepada Masyarakat
Agar turut serta melakukan Cipta Kondisi Kamtibmas dari kegiatan
premanisme dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi
terjadinya tindak pidana.

Tindak pidana pencurian dapat dicegah dan ditanggulangi secara
optimal dengan kerjasama antara kepolisian dengan masyarakat.
Masyarakat diharapkan dapat juga menjadi pengelola penciptaan
lingkungan yang aman dan tertib, bebas dari perilaku dan kegiatan premanisme,”pungkasnya.

Loading...

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top