LPPNRI Minta Kejari Pontianak Usut Tuntas Kasus Korupsi Alat Peraga Disdik Pontianak

Foto : Ilustrasi

Pontianak – Aktifis Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Sarmaji meminta kepada kejaksaan negeri kota Pontianak mengusut tuntas penanganan kasus korupsi pengadaan alat peraga edukatif untuk pendidikan anak usia dini di Dinas Pendidikan Kota Pontianak.

“Saya meminta kepada kejaksaan negeri kota Pontianak mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam kasus korupsi pengadaan alat peraga edukatif untuk anak usia dini tersebut. Siapapun yang terlibat harus diusut Sampai ke akar-akarnya,” kata Sarmaji Kamis,(09/08/2018).

Lebih lanjut, Sarmaji meminta kepada pihak kejaksaan agar melakukan penahanan kepada 6 tersangka E, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)N, Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP)SE, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)DA, rekanan dari CV Audy Auli Abadi, Pihak swasta yang terlibat pengadaanYBS, Pihak swasta yang terlibat pengadaan.

Karena dengan tidak ditahannya kepada 6 tersangka tersebut menunjukkan bahwa hukum belum adil dan akan membuat presiden buruk penegakan hukum selanjutnya, karena para tersangka yang lain nantinya menuntut hal yang sama kepada kejaksaan negeri kota Pontianak,”Ujarnya.

Selain itu, “Saya Meminta kepada kejaksaan negeri kota Pontianak juga mengusut kasus korupsi yang lainnya, seperti penanganan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana BPJS rumah sakit Sungai Bangkong dan pembangunan instalasi pengolahan air limbah (Ipal) di rumah sakit tersebut yang sebelumnya pernah ditangani oleh tim pidsus Kejari Pontianak namun penanganannya tidak ada informasi lebih lanjut,”pungkasnya.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top