Hukrim

Minta Cerai, Seorang Istri di Kalteng Malah Dibunuh

KALTENG – Toko milik M.Umar Pensiunan Polri yang beralamat di Jalan Barito RT 8 Kelurahan Selat Hulu  Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, mendadak ramai pagi Kamis (9/8) pagi sekitar pukul 05.30 WIB karena di toko yang digunakan sebagai tempat praktek memasang behel (kawat gigi) itu disinyalir ada pembunuhan yang dilakukan Salmani (suami) terhadap Mahmudah binti Suhar  (18) istrinya.

Kejadian pembunuhan itu terungkap ketika Salmani(pelaku) yang bersama istrinya menempati toko yang mereka sewa dari M Umar  melaporkan perbuatannya ke M Umar, sambil menggendong anaknya yang masih kecil, kalau pelaku telah membunuh istrinya hingga tidak bergerak lagi dan di duga telah meninggal dunia.  Setelah menerima laporan tersebut M Umar menghubungi Sadikin (46) ketua RT setempat dan mengamankan Pelaku ke polsek Selat.

Sadikin menjelaskan setelah menerima laporan melalui ponsel dari M Umar lansung mendatangi TKP bersama petugas dari Kepolisian sektor Selat  dan M Umar untuk melakukan pengecekan ke dalam toko,

” Setelah memeriksa kedalam toko dan juga melihat kondisi Maimunah (Korban) bisa kita perkirakan korban meninggal dunia,” ucap Sadikin.

Namun untuk memastikan, Korban dibawa dengan unit Ambulance dari Kerukunan Warga Hulu Sungai Utara ke RSUD Kapuas untuk di visum sebagai prosedur.

Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar, melalui Kapolsek Selat AKP Waryono mengatakan, kasus ini diketahui pihaknya berawal dari laporan pemilik kontrakan kepada ketua RT 8 dan ketua RT menghubungi Polsek Selat.

Kejadian bermula perselisihan hingga terjadi keributan antara suami istri sejak Rabu (8/9) sekitar pukul 18.30 WiB, Istri meminta cerai. Terus malamnya sekitar pukul 03.00 WIB Salmani terbangun dan minum air putih. Lalu menurut pengakuan Salmani, ia lalu mencekik istrinya hingga tak bergerak lagi. Salmani lalu mau bunuh diri tapi gagal, karena tali rapia yang digunakan untuk gantung diri putus.

“Saat menerima informasi itu, kami langsung menuju TKP dan mengamankan tersangka Salmani tanpa perlawanan,”ungkapnya.

Menurut AKP Haryono, saat ini SA sudah diamankan di Polsek Selat. Pelaku ini akan kita kenakan tindak pidana pembunuhan pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

(Iwan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top