Regional

Gelar Unjuk Rasa di Bundaran Tugu Alianyang, Ini Tuntutan Sopir Truck

Kubu Raya – Puluhan sopir dump truk dan sopir exspedisi yang mengangkut material pasir, tanah, batu dan ekspedisi menggelar aksi unjuk rasa menyampaikan keberatan atas keluarnya Surat Edaran Nomor : 551.2/018/BPTD WIL XIV/1017 dari Badan Pengelola Transportasi Darat Wilayah XIV Kalbar tentang Pembatasan daya angkut yang melewati jembatan timbang di wilayah Kalimantan Barat di Bundaran Tugu Alianyang Kamis,(13/09/2018) pukul 08.00 wib.

Aksi unjuk rasa di Bundaran Tugu Alianyang Kecamatan Sungai Ambawang dengan melibatkan massa atau unit truk sebanyak 45 truk, aksi diketuai oleh Suwarno.

Dalam orasi tersebut Suwarno menyampaikan beberapa Alasan yang membuat para sopir tidak bisa menerima Surat Edaran tersebut, karena ada pembatasan jumlah isi muatan truk yang dibatasi hanya 4 ton saja. Hal ini dianggap merugikan para sopir karena bisa merugikan dan mengurangi upah penghasilan mereka, karena mereka biasanya membawa angkutan sebanyak 8 ton per rit.

Ketika dilakukan unjuk rasa di lapangan tampak hadir, Yudha S (Kabid DLLAJ Prov), Utin Srilena, S.Sos.M.Si (Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Kota Pontianak), Bagus Panuntun (BPTD Badan Pengelola Transportasi Darat Wilayah XIV Kalbar), Burhan (Dishub Kota Pontianak), Ahmad (Dishub Kota Pontianak), Kapolsek Sungai Ambawang Akp Hery Purnomo, SE,Map, Danramil Sungai Ambawang Kapten Supanggih, Suwarno (korlap Aksi Unras), Para sopir truk kurang lebih 70 orang.

Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Kota Pontianak dan Pihak Badan Pengelola Transportasi Darat Wilayah XIV Kalbar kepada sejumlah wartawan Menjelaskan bahwa untuk sementara dump truk yang lewat tidak ditimbang sesuai dengan aspirasi para sopir truck dan kesepakatan bersama PBPTD Wilayah XIV Kalbar.Namun demikian para Sopir harus bisa juga memahami aturan berapa muatan yang bisa di muat sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku,”Ujarnya.

Terpisah Kapolsek Sungai Ambawang AKP HERY PURNOMO SE.M.Ap menghimbau kepada para sopir yang akan melaksanakan unjuk rasa bisa berjalan tertib dan damai. Dan tidak perlu mengerahkan jumlah massa yang ramai karena bisa mengganggu ketertiban umum dan membuat macet arus lalu lintas, cukup perwakilan saja yang hadir.Dalam menyampaikan pendapatnya dan korlap yang bertanggung jawan atas pelaksanan kegiatan ini, Dalam pengamanan Unras ini Kapolsek mengerahkan 25 personil dari polsek Sui Ambawang dan perbantuian personil dari Polsek Pontianak Utara dan Polresta pontianak kota.

(Mail/dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top