Busines

Elpiji 3 Kg di Sanggau Langka Dewan Minta Pemerintah Cek Lapangan

Foto : Ilustrasi

SANGGAU – Sejumlah Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kota Sanggau mengeluhkan langkanya gas Elpiji 3 Kg. Akibat kelangkaan tersebut, para IRT ini bahkan ada yang kembali menggunakan minyak tanah dan kayu bakar untuk memasak.

“Saya sudah ke liling di seputar kota Sanggau, semuanya pedagang bilang habis,” kata Tri, salah seorang IRT ditenui wartawan di Kota Sanggau, Selasa (2/10/2818).

Keluhanan yang sama juga disampaikan Endang, salah seorang Ibu Rumah Tangga lainnya di Kota Sanggau. Ia mengaku sudah seminggu sulit mendapatkan gas Elpiji 3 Kg.
“Saya dah mutar – mutar nyari gas, tadi siang ada tokoh yang jual tapi harganya Rp 30 ribu, biasanya saya beli di Kota Sanggau paling mahal Rp 20 ribu,” kata Endang.

Terpisah, Anggota DPRD Sanggau, Konggo Tjintalong Tjondro meminta Pemerintah segera mengecek kelangkaan tersebut. Jika benar, Pemerintah harus mencari tahu penyebabnya.
“Tidak ada cerita langka sebenarnya, karena kuota kita cukup dan tidak ada perayaan hari besar seperti hari raya keagamaan yang bisa memicu kelangkaan,” kata Konggo.

Politisi Golkar itu menduga ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan.
“Saya dengar ada toko yang menjual sampai Rp30 ribu, padahal harga normal mestinya Rp 18 tibu di toko, kalau di pangkalan atau agen mestinya lebih murah. Jadi saya minta Pemerintah melalui instansi tetkait harus turun langsung mengecek dan mencari informasi penyebab dari kelangkaan,” pintanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Sanggau, Zainal saat dikonfirnasi terkait kelangkaan tersebut menyampaikan sudah meminta stafnya melakukan kroscek di lapangan.
“Sudah saya minta Kasi saya mengecek informasi kelangkaan ini, nanti akan saya sampaikan kalau sudah ada hasilnya,” kata Zainal via Short Mesage Service (SMS).

(indra)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top