Hukrim

Kontrak Kerja Proyek Jalan Medan Tani Berakhir Kontraktor Terancam Didenda

Kubu Raya – Pengerjaan proyek pembangunan jalan rabat beton di Jalan Medan Tani, desa Olak-Olak, kecamatan Kubu masa kontraknya telah berakhir pada 18 Agustus Tahun 2018, namun pelaksanaannya dilapangan masih terus dilanjutkan.

Proyek tersebut dilaksanakan oleh CV. AP jumlah pagu dana Rp522 juta sumber APBD dana alokasi khusus (DAK) Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya Tahun 2018.

Menanggapi proyek jalan rabat beton di Jalan Medan Tani kontrak kerja nya sudah berakhir. Pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya Marwan ketika dikonfirmasi oleh media ini pada Jumat, (05/10/2018) mengatakan, kalau proyek tersebut telah diperpanjang waktu pelaksanaan nya dengan dibuat adendum. Namun, pelaksana kita kenakan denda satu hari permil sesuai konsekuensi yang tertuang didalam kontrak kerja,”Ujarnya.

Selanjutnya, mengenai aitem pelaksanaan tanah datangan yang sebelumnya ada didalam kontrak kita lakukan adendum dengan menambahkan panjang jalan, karena menurut kita ini lebih efektif,”Ujarnya.

Jalan rabat beton di Desa Teluk Nangka menuju ke Dermaga.

Menanggapi adanya adendum perpanjangan waktu pelaksanaan kegiatan kerja proyek jalan Medan Tani Desa Olak-Olak dan adendum tanah datangan anggota Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN-RI) Provinsi Kalimantan Barat Sarmaji, Mengatakan adendum dilaksanakan ada aturannya tidak semua proyek bisa di adendum.

“Adendum sebuah proyek alasan nya harus ada semisal adanya bencana alam dan barang yang akan dilaksanakan itu tidak ada. Kalau barang yang akan dilaksanakan itu ada tidak bisa dilakukan adendum.

Terkait pelaksanaan proyek rabat beton di Jalan Medan Tani, jalan Teluk Nangka, Jalan pasir putih saya meminta kepada penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan,”pungkasnya.

(Dri)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top