Hukrim

Diduga Terlibat Penyelundupan Narkoba Oknum Petugas Rutan Pontianak Ditangkap Polisi

Foto : Para tersangka penyelundup narkoba yang diamankan Tim Gabungan Polda Kalbar

Pontianak – Team Gabungan Ditresnarkoba Polda Kalbar dan BNN Provinsi Kalbar berhasil melakukan penangkapan pengedar Narkoba di Jalan Trans Kalimantan Desa Ambawang, Kabupaten Kubu Raya di depan Kampus IPDN Jumat, (05/10/2018)

Pengungkapan peredaran narkoba berawal Pada Hari Kamis, tanggal 04 Oktober 2018 sekira jam 22.00 Wib Team gabungan Direktorat Resnarkoba Polda Kalbar dan BNN Prov. Kalbar mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada kurir yang akan mengantar paketan Narkotika jenis Exstasi dari Entikong dengan menggunakan TAXI mobil Toyota Inova warna Silver KB 1420 OM, mendapat informasi tersebut Team langsung bergerak ke sekitaran Jalan Trans Kalimantan Desa Ambawang Kabupaten Kubu Raya untuk melakukan serangkaian tindakan penyelidikan.

Sekira jam 00.50 Wib team melihat mobil Toyota melewati Kampus IPDN Jalan Trans Kalimantan setelah itu team langsung melakukan RPE dan team meminta agar supir maupun penumpang yang berada di dalam untuk keluar dari mobil satu persatu sambil membawa barang-barang bawaan dan team langsung melakukan penggeledahan terhadap orang maupun mobil tersebut dan team menemukan 1 (satu) bungkus barang yang diduga narkotika yang diletakkan dibelakang sebelah kiri dan petugas menanyakan ini punya siapa, dan penumpang an. IS mengakui bahwa itu barang miliknya dan Penumpang an IS menunjukkan lagi 1 (satu) bungkus Narkotika jenis Exstasi yang di simpan dibawah jok mobil yang sedang diduduki oleh IS, setelah itu Team langsung melakukan interogasi kepada IS dan dari hasil interogasi bahwa barang tersebut diperintahkan oleh Narapidana DAR yang mana barang tersebut akan diambil oleh orang yang diutus Narapidana Dar,” kata Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Nanang Purnomo kepada wartawan Senin, (08/10/2018).

Foto : Napi Rutan Kelas II A Pontianak Diamankan Tim Gabungan.

Lebih lanjut Kombes Pol Nanang Purnomo menerangkan, Sekira jam 07.09 Wib di Jalan Teluk Melano Team melihat 2 orang laki-laki yang sedang mengendarai mobil Ford warna silver dengan No Pol B1051 LH team langsung melakukan RPE terhadap 2 laki-laki yang bernama MAN dan WAR di Gg. Teluk Melano Kel. Siantan Hilir Kec. Pontianak Utara dan setelah itu team melakukan interogasi terhadap 2 orang laki-laki yang bernama MAN dan WAR dan dari hasil interogasi bahwa barang tersebut adalah milik Narapidana DAR dan dari percakapan bahwa Narapidana DAR memerintahkan agar MAN menghitung jumlah keselurahan Exstasi dan memisahkan 400 Butir ke dalam kemasan masing-masing 100 butir dan diantar ke sipir Rutan Kelas II A Pontianak an WF setelah itu Team langsung menghitung jumlah keseluruhan dari Pil Exstasi yaitu 2.056 butir dan Team juga memisahkan 400 butir sesuai dengan perintah dari Narapidana DAR.

Pengembangan tidak berhenti disitu saja Sekira jam 12.50 Wib di Jalan Sungai Raya Dalam di depan Komp. Permata Khatulistiwa Team mengamankan petugas Sipir Rutan Kelas II A Pontianak sedang mengambil bungkusan yang berisikan Narkotika jenis Exstasi dari MAN yang mana MAN memasukkan bungkusan yang berisikan Narkotika jenis Exstasi ke dalam tas yang telah dibuka oleh WF, setelah itu Team langsung menangkap petugas Sipir Rutan Kelas II A WF, setelah itu team melakukan interogasi terhadap petugas Sipir Rutan Kelas II WF dan dari hasil interogasi bahwa petugas Sipir Rutan kelas II A tersebut diperintahkan oleh Narapidana DAR dengan upah sebesar Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

Selanjutnya,Team berhasil melakukan penjemputan terhadap Narapidana an DAR dan Narapidana lainnya yang ada kaitannya dengan paket yang dipesan oleh Narapidana DAR yang bernama Narapidana AR Narapidana BUR di Rutan Kelas II A Pontianak.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka sekira jam 21.00 Wib Team membawa tersangka berikut barang bukti ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Selain mengamankan tersangka tuut juga diamankan barang bukti dari IS adalah sebagai berikut satu buah dompet warna hitam merk Quiksilver yang didalamnya berisi : 2 (dua) KTP
1 (satu) Kartu RS Promedika
1 (satu) Kartu Bank Maybank
2 (dua) STNK sepeda motor
4 (empat) lembar pas foto
Uang sebesar Rp. 112.000,-
Uang sebesar 13 RM.
1 (satu) UNIT Mobil Inova warna Silver dengan No Pol KB 1420 OM beserta kuncinya.
c. 1 (satu) Buku Paspor an. ISKANDAR
d. 1 (satu) Unit HP Merk OPPO Type A71K Warna Rose White.
e. 1 (satu) Unit HP Lipat Merk Aldo warna hitam.
f. 1 (satu) Unit HP Merk Nokia 3100 warna Biru putih.
g. 982 (Sembilan ratus delapan puluh dua) Butir Pil Ekstasi warna Pink*, *495 (Empat Ratus Sembilan Puluh Lima) Butir Pil Ekstasi warna abu-abu*, *481 (Empat Ratus Delapan puluh satu) Butir Pil Ekstasi Warna cream*, *172 (Seratus Tujuh Puluh Dua) Butir Pil Ekstasi warna Orange* dengan *total seluruhnya 2.130 (Dua Ribu Seratus Tiga puluh) Butir*.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku MAN adalah sebagai berikut:
a. 1 (satu) buah dompet warna hitam merk BOSS yang didalamnya berisi :
– 2 (dua) KTP.
– 1 (satu) Kartu ATM Bank BCA.
– Uang sebesar Rp 605.000,-
– 1 (satu) Unit HP Merk Samsung Duos warna Biru
– 1 (satu) Unit HP Merk Oppo warna Gold
b. 1 (satu) Unit mobil Ford Fiesta warna abu-abu metalik dengan No Pol B 1051 LH beserta kuncinya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku an. WAR adalah sebagai berikut: a. 1 (satu) buah dompet warna hitam BALLY yang didalamnya berisi :
– 1 (satu) KTP.
– 1 (satu) Kartu SIM C.
– 1 (satu) Kartu NPWP.
– Uang Sebesar Rp 50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah)
– 2 (dua) lembar foto tentara.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku an. WF adalah sebagai berikut:
a. 1 (satu) buah dompet warna hitam yang didalamnya berisi :
– 1 (satu) Kartu SIM C
– 1 (satu) Kartu Indonesia Sehat
– 1 (satu) Kartu Nama Anggota Pegawai Rutan Kelas II A Pontianak;
– Uang Sebesar Rp 2.000,-
b. 1 (satu) Unit sepeda motor Yamaha Mio GT warna Merah Maroon dengan No Pol KB 4957 QE beserta kuncinya
c. 1 (satu) Unit HP Merk VIVO warna Hitam

Saat ini 7 tersangka tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Resnarkoba,”pungkasnya.

(Dri)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top