Hukrim

Kapolda Kalbar Menutup Pelatihan Fungsi Intel dan Penanganan Hate Speech

Pontianak – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Drs Didi Haryono hadir dalam upacara penutupan pelatihan fungsi teknis operasional dan pembinaan polri jajaran Polda Kalbar T.A. 2018 yang dilaksanakan di SPN Pontianak, pada pukul 11.00 WIB, Kamis (6/12).

Pelatihan fungsi teknis operasional dan pembinaan polri tersebut terbagi menjadi tiga macam pelatihan yaitu Ba Sospol Intel, Ba Idik Bhabinkamtibmas, dan Ba Penanganan Hate Speech.

Adapun dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakapolda Kalimantan Barat, Kapolresta Pontianak, para Gadik, para instruktur SPN, narasumber pelatihan, dan seluruh peserta yang mengikuti pelatihan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajarannya, karena kemarin Polda Kalbar melakukan survei tentang kinerja Polri khususnya terkait dengan kepuasan dan kepercayaan masyarakat di Kalimantan Barat.

“Dalam survei tersebut, seluruhnya kita diapresiasi dengan baik oleh masyarakat. Tidak sangat baik, namun sudah di posisi baik. Hal ini sudah merupakan suatu pengakuan dari masyarakat Kalbar kepada kita,” ujar Kapolda Kalbar.

“Jadi kinerja yang kita lakukan selama satu tahun di sini dengan konsep berkibar dan Zero illegal serta zero tolerance mendapat penilaian positif dari warga masyarakat,” tambahnya.

Kapolda Kalbar juga menyebutkan bahwa dari tiga kepangkatan yang mendominasi di satuan wilayah Polda Kalimantan Barat ini, yang paling banyak adalah di kepangkatan Bintara. Para Bintara inilah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Di kita 85 persen itu adalah Bintara, berarti nilai yang diberikan oleh masyarakat terhadap kinerja Polri adalah kinerja para Bintara. Bintara inilah yang bersentuhan langsung dengan warga masyarakat,” ungkap Kapolda Kalbar.

“Dari mana tentunya para Bintara ini mendapatkan arahan dan jukrah direktif dari Top Manajer maupun dari Middle dan Lower Manager. Jadi walaupun Bintara yang bekerja tapi yang bertanggung jawab penuh adalah di bagian Top Manager nya. Jadi, komunikasi antara unsur pimpinan dan unsur pelaksana harus berjalan dengan baik dan dijaga benar-benar,” jelas Kapolda Kalbar.

Terakhir, Kapolda Kalbar mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh rekan-rekan yang telah menjaga Kamtibmas sehingga menurut keyakinan masyarakat bahwa kita benar-benar institusi Polri Polda Kalbar yang dapat dipercaya.

Selanjutnya, Kapolda Kalbar secara resmi menutup langsung pelatihan fungsi teknis operasional dan pembinaan polri tersebut.

(Rah)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top