Hiburan

Wisata Bukit Batu Daya Ketapang Bisa Memperdaya Pandangan

Foto: Wisata Bukit Batu Daya di Kecamatan Simpang Dua, Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat

Ketapang - Wisata Bukit Batu Daya teletak di Kecamatan Simpang Dua, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Sara geografis lokasi tempat Bukit Batu Daya berbatasan dengan beberapa kecamatan diantaranya. kecamatan Sungai Laur di Kabupaten Ketapang terletak di garis lintang 00 32’ 00” LS - 10 10’ 00” Lintang Selatan, 1100 14’ 24” BT - 1100 40’ 24” Bujur Timur.

Sedangkan batas-batas wilayah administratif pada bagian utara berbatasan dengan Kecamatan Simpang Hulu dan Kebupaten Sekadau, bagian selatan dan timur berbatasan dengan Kecamatan Sandai dan bagian barat berbatasan langsung dengan Kecamatan Simpang Dua dan Kecamatan Simpang Hilir. Sedangkan luas wilayah Kecamatan Sungai Laur adalah 1.650,70 Km2.

Penduduk Kecamatan Sungai Laur terdiri dari berbagai macam suku bangsa yaitu suku Dayak, Melayu, Tionghoa dan suku pendatang lainnya. Sebagian besar penduduk Kecamatan Sungai Laur adalah suku Dayak.

Masyarakat Dayak Laur sendiri tinggal di desa-desa tepian Sungai Laur yang melintas di Kecamatan Sungai Laur meliputi desa Sungai Daka, Sinar Kuri (Kalam), Bengaras, Lanjut Mekar Sari (Semapau Hulu), Kepari, Sepotong, Tanjung Beringin, Selangkut, Tanjung Maju, Randau Limat. Pada tahun 2010 jumlah penduduk suku Dayak Laor mencapai 8.015 penduduk atau 48% dari jumlah penduduk Kecamatan Sungai Laur.

Salah satu potensi wisata yang ada di kecamatan Laur adalah Bukit Batu Daya Bukit batu daya adalah salah satu bukit batu yang ada di Ketapang, disebut batu daya karena sering memperdaya padangan kita, bila kita liat dari tempat yang berbeda maka bentuknya juga akan berbeda. Bukit ini berdiri kokoh, bila kita berlayar dari Pontianak atau Pulau Karimata, maka bukit batu daya ini tampak menonjol pada gugusan Gunung Palung, karena bentuknya yang kokoh bersegi seperti gantang, yaitu takeran padi.

Bukit ini juga dikenal dengan nama bukit unta, karena bentuknya mirip panggung unta,. Bukit ini terletak antara perbatasan Kec. Laor, Simpang hilir dan Sukadana (kab. Ketapang) termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP). Wisata yang bisa dilakukan di bukit Batu Daya antara lain : Penelitian, Mendaki Bukit, Mandi dan berenang disungai kecil dengan air yang sangat bersih serta menikmati view dengan pemandangan yang indah.

Bukit ini terkenal terjal, dan berbatu, seorang pemanjat tebing dari Universitas Indonesia Jakarta meninggal karena jatuh dari bukit ini. Di kalangan pemanjat tebing (Rock climber) bukit ini sudah begitu terkenal, sayang letaknya agak jauh dari kota Ketapang (ibukota Kab. Ketapang). Dan fasilitas penunjang seperti hotel, penginapan dan tranportasi belum begitu lancar kelokasi. Tetapi bagi wisata minat khusus, hal ini tak bermasalah, karena sepanjang waktu bias saja kita berkunjung kedaerah ini. Secara umum waktu yang terbaik untuk berkunjung disana bulan November sampai bulan Mei, pada musim kemarau pemandangan yang indah kurang terlihat jelas karena bukit Batu Daya diselimutyi asap / kabut yang cukup tebal.

Untuk menuju daerah ini anda dapat melalui jalur jalan Rasau Jaya (pontianak) naik speet boat berangkat jam 9 wib, selama 3 jam sampai ke Telok Melano ibukota Kec. Simpang Hilir. Dari Telok Melano menuju desa Perawas (desa batu barat) atau desa matan. Dari desa ini keangkuhan gunung Bukit batu daya ini sudah terlihat.

Untuk menuju lokasi dapat menggunakan ojek sepeda motor atau menumpang truk pengangkut kayu yang sering menuju ke lokasi ini. Apabila menggunakan pesawat dari pontianak menuju ketapang ditempuh kurang lebih 40 menit. Kemudian dari Ketapang menuju Melano dengan kendaraan roda empat bisa memakan waktu hingga tiga jam.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top