Hukrim

Aniaya Anak Tiri Seorang Ibu Ditangkap Polsek Pontianak Kota

Foto: HM Tersangka Penganiayaan terhadap anak Tiri (Foto: Ismail Djayusman/delikkalbar.com)

Pontianak - HM (50) terpaksa harus mendekam di tahanan Mapolsek Pontianak Kota, lantaran melakukan aksi penganiayaan terhadap anak tirinya sendiri Maulidya (30).tahun

Hanya karena persoalan sepele,  Namun mampu membuat ibu dan anak tiri ini,terlibat cek cok mulut,bahkan harus berujung pada perbuatanya penganiayaan yang dilakukan Midah terhadap Maulidya.Kata Kapolsek Pontianak Kota Kompol Abdullah Syam Minggu, (09/11).

Masih Kata Kapolsek Pontianak Kota,Kompol Abdullah Syam menuturkan Diamankan ya HM berawal dari laporan korban ke Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota.

“Dalam laporan tersebut,Korban maulidiyah mengaku,bahwa terangka telah melakukan penganiayaan terhadap korban di sebuah rumah  di Jalan Dr. Wahidin gang Nikita, Rabu, (05/12) sekira pukul 07.45 WIB,” ujarnya.

Awal cerita,Kata Abdullah tersangka pagi hari mendatagi rumah korban untuk menemui suaminya.

“Pengakuan korban saat itu,tersangka datang menyampaikan kepada ayah korban untuk tidak lagi melakukan  kredit sepeda motor, yang rencananya akan dilakukan untuk keperluan anak dari istri pertama,”

Atas permintaan Midah yang merupakan istri muda, tersebut menyulut kemarahan dari  korban Maulidya, sehingga kata Abdullah terjadilah cek-cok mulutan antara tersangka dan korban dirumah istri tua tersebut.

“Midah yang sudah terlalu panas, kemudian naik pitam dan langsung mecakar muka  korban hingga luka merah dan membekas pada wajah, setelahnya pelaku kemudian pergi meninggalkan korban,” terangnya.

Tak terima dianiaya oleh Ibu Tiri akhirnya Maulidyamenempuh jalur hukum dengan  melaporkan Midah ke pihak berwajib  dalam hal ini Polsek Pontianak Kota.

“Setelah menerima laporan tersebut, kita perintahkan anggota untuk melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan,” jelasnya.

Hasil penyelidikan, kita pun mendapatkan informasi keberadaan Midah di sebuah rumah di Jalan Ujung Pandang Gang Kubu, Kelurahan Sungai Jawai, Kecamatan Pontianak Kota.

“Sehingga hari Sabtu, (11/12) sekira pukul 17.00 WIB pelaku berhasil kita amankan dirumahnya, tanpa perlawanan,”ucapnya.

Midah, Lanjut Abdullah kemudian langsung digiring ke Mapolsek Pontianak Kota guna proses penyelidikan.

Kepada petugas Abdullah mengaku bahwa, pelaku pun mengakui semua perbuatanya, yang telah menganiaya. Korban.

"Motif penganiayaan korban dilakukan  lantaran sakit hati dengan ucapan korban," imbuhnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya sat ini tersangka sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Pontianak Kota.

“Pelaku kita jerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun,” pungkasnya.

(Ismail)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top