Hukrim

Satnarkoba Polres Mempawah Bekuk Tiga Pengedar Narkoba

Mempawah – Jajaran Kepolisian Polres Mempawah dari Satuan Reserse Narkoba berhasil mengamankan ID (46) MN (37) dan YG (23) diduga pelaku tindak pidana peredaran narkoba pada Senin,(14/01) sekitar pukul 01.20 WIB.

Kasat Narkoba Polres Mempawah Iptu Rizal S.Ap ketika dikonfirmasi oleh media ini membenarkan, jajarannya telah mengamankan tiga tersangka pelaku peredaran narkoba jenis sabu-sabu,”iya benar saat ini para pelaku sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”ujarnya.

“Dari tangan ketiga tersangka berhasil diamankan barang bukti berupa satu klip plastik transparan berisikan kristal warna putih yang di duga Narkotika jenis shabu, brutto 3,23 gram, satu helai sobekan plastik hitam satu buah bekas botol POCARI SWEAT satu buah handphone android merek samsung dengan nomor sim card 082251545575.
Satu unit Mobil Toyota Calya Merah nopol KB 1265 KC, nosin :3NRH203427 dan noka : MHKA6GJ6JHJ064266 berikut STNK SP.

Sementara, krologis penangkapan terhadap tersangka berawal petugas memperoleh Informasi dari Masyarakat bahwa ada satu unit mobil yang terparkir begitu lama di tepi jalan raya desa pasir ( depan SPBU desa pasir ) Jl. Gusti Sulung Lelanang Kecamatan Mempawah dicurigai membawa Narkotika jenis shabu kemudian sekira jam 00:30 Wib Petugas kepolisian berangkat menuju ke lokasi, kemudian petugas memanggil Warga setempat sebagai saksi kemudian dilakukan penggeledahan dalam mobil tersebut dan melakukan introgasi, dan menurut SD Narkotika yang diduga jenis shabu tersebut disimpan di label Botol Plastik bekas minuman POCARI SWEAT di Pintu bagian tengah mobil, setelah digeledah didapatkan 1 (satu) klip plastik transparan yang berisikan kristal warna putih yang di duga Narkotika jenis shabu dengan berat brutto 3,23 gram yang terbungkus sobekan plastik hitam yang terselip di bekas botol POCARI SWEAT, dan setelah itu barang bukti beserta pelaku di bawa ke Polres Mempawah guna Penyidikan lebih lanjut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga tersangka akan dikenakan UURI No. 35 Tahun 2009,”pungkasnya.

(Dri)

To Top