Hukrim

Breaking News: Pelaku Pembunuh Pengusaha Keripik Divonis 8 Tahun

Terdakwa AG pelaku pembunuhan terhadap pengusaha keripik mendapatkan pengawalan ketat aparat kepolisian polres mempawah (Foto: Humas Polres Mempawah)

Mempawah - AG (18) terdakwa dalam kasus tindak pidana pembunuhan terhadap pengusahaan keripik Haryanto alias Yanto yang terjadi pada hari Senin tanggal 28 Januari 2019 di Jl. Gusti Asmaun Dusun Pinang RT 011 / RW 004 Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat telah dijatuhi hukuman 8 Tahun Penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri Mempawah pada Rabu,(27/02) sekitar pukul 09.30 WIB.

Sidang yang berlangsung di ruang anak Pengadilan Negeri Mempawah di Jalan Kusno dipimpin oleh Hakim Ketua RINI MASYITAH, SH, M.Hakim Anggota I Sdr. ANWAR W M SAGALA, SH, Hakim Anggota II LAURA THERESIA SITUMORANG, SH. Panitera Pengganti Sdri. EKA FITRIASARI, SH, Jaksa Penuntut umum EDI SINAGA, SH, Penasehat Hukum Terdakwa Sdr. SHOLEH, S.H.Petugas Balai Kemasyarakatan D. HUTAGAOL dan mendapatkan pengawalan ketat dari anggota kepolisian Polres Mempawah yang dipimpin oleh Iptu Gatot Poerwanto.

Karo Humas Polres Mempawah Iptu Imam Widiatmoko dikonfirmasi oleh media ini mengatakan, ketika sidang putusan perkara tindak pidana pembunuhan terhadap pelaku AG yang melakukan pembunuhan terhadap Haryanto di ruang sidang anak Pengadilan Negeri Mempawah digelar jajaran Polres Mempawah melakukan tugas pengamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Iya 50 anggota Kepolisian Polres Mempawah yang di Pimpin oleh Iptu Gatot Poerwanto melakukan pengamanan sidang kasus pembunuhan di Desa Malikian dan terdakwa diputus hukuman 8 Tahun penjara oleh hakim pengadilan negeri Mempawah,"ujarnya.

Sebelumnya, kasus pembunuhan terhadap pengusahaan keripik terjadi Pada Senin tanggal 28 Januari 2019 di Jl. Gusti Asmaun Dusun Pinang RT 011 / RW 004 Desa Malikian Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah dengan korban Haryanto Als Yanto Bin H. Haidir dan pelaku atas nama AG yang sempat menghebohkan warga setempat.

Kasus pembunuhan tersebut berhasil diungkap oleh tim gabungan Polda Kalbar dan satuan Reskrim Polres Mempawah tak sampai 24 jam pada tanggal 28 Januari 2019.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top