Busines

Pasca Dum truck Terbakar di SPBU Imam Bonjol Warga Ketakutan

Pasca terjadi Dum truck terbakar SPBU di Jalan Imam Bonjol belum buka (Foto: Ngadri)

Pontianak – Pasca terjadi peristiwa Dum truck berwarna kuning milik Dinas PUPR Kubu Raya terbakar di SPBU di Jalan Imam Bonjol Kecamatan Pontianak Tenggara Kalimantan Barat beberapa waktu lalu hingga saat ini belum ada aktivitas.

Pengelola SPBU di Jalan Imam Bonjol Hendra ketika dikonfirmasi oleh media ini Sabtu,(09/03) mengatakan, aktivitas SPBU libur sekitar satu bulan. Karena pasca terjadinya peristiwa kebakaran ada yang harus di perbaiki seperti selang dan mesin pompa untuk pengisian bahan bakar minyak.

“Sekitar satu bulan gitulah libur untuk memperbaiki SPBU. Atas peristiwa kebakaran itu saya juga tidak menuntut kepada pemilik mobil Dum truck, karena kejadian kebakaran itu musibah dan semua orang tidak ada yang menginginkan itu terjadi,”ujarnya.

Terpisah, warga yang tinggal di samping area SPBU yang namanya enggan dipublikasikan mengaku ketakutan ketika terjadi peristiwa kebakaran dan sudah pasrah apapun yang terjadi. Tapi syukurlah kebakaran itu tidak merembet kemana-mana.

“Terus terang awal SPBU akan dibangun ada yang datang untuk meminta tanda tangan persetujuan lingkungan tapi saya tidak mau menandatangani, tapi nyatanya izin SPBU oleh pemerintah kota Pontianak juga diterbitkan.

Semenjak ada SPBU ini jalan kadang terjadi macet karena warga yang membeli minyak terkadang antri memakan badan jalan. Saya berharap pemerintah kedepannya mengkaji ulang perizinan SPBU ini karena sepertinya tidak layak SPBU berada di arealnya pemukiman warga,”pungkasnya.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top