Busines

Pj Sekda Kubu Raya Dana DAPM Berharap Menanggulangi Kemiskinan

Kubu Raya – Dana pinjaman bergulir yang bersumber dari Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM), cukup bermanfaat untuk modal usaha. Namun untuk dana simpan pinjam dilestarikan dan diganti bukan lagi PNPM program simpan pinjam, melainkan menjadi Simpan Pinjam Perempuan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (SPP DAPM).

Untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat di Kubu Raya. Pemerintah Kubu Raya melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, melakukan bimbingan teknis kepada para pengelola atau UPK Kecamatan dari 9 Kecamatan di Kubu Raya.

Pj Sekda Kubu Raya Yusran Anizam mengharapkan agar para pengelola dana bergulir masyarakat hasil pengembangan dari program PNPM MPD di seluruh Kecamatan di Kubu Raya terus dikembangkan dan berkelanjutan pelaksanaan program tersebut ditengah masyarakat. Sebab program tersebut merupakan salah satu program yang bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan dalam bentuk permodalan bagi usaha produktif yang sasarannya adalah manyoritas perempuan.

“ini adalah program yang tujuan utamanya adalah pengentasan kemiskinan dengan kegiatan-kegiatan usaha produktif. Yang mana sasaran utamanya adalah kaum prempuan dengan modal usaha-usaha produktif yang dapat dikembangkan dimasyarakat dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga,” tutur Yusran.

Dikabupaten Kubu Raya, yang tersebar di 9 kecamatan program tersebut sejak tahun 2009 hingga 2013, dengan modal dasar 13 Miliyar. Kini terus berkembang dan asetnya saat ini sudah mencapai 22 miliyar untuk Sembilan kecamatan. Dengan semakin besarnya dana tersebut, dapat dijadikan sebagai sumber dana permodalan bagi pengembangan usaha produktif masyarakat.

Yusran juga memberikan apresiasi kepada para pengelola dana bergulir masyarakat tersebut di Kubu Raya, yang mana hingga saat ini masih memiliki dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya. Hal itu dibuktikan dengan asset dana bergulir yang semakin meningkat dan berkembang. Kelembangaan juga terus berkembang yang ditandai dengan kepemilikan asset kantor UPK secara mandiri di 9 Kecamatan.

“Kita tentu sangat mendukung dan sangat mnegapresiasi para pengelola yang terus menerus dapat mengembangkan dan mengelola dana bergulir ini dengan baik dimasyarakat. Dimana sampai saat ini, aset mereka juga terus bertambah dan usaha-usaha produktif dimasyarakat dapat berjalan dan bertumbuh dengan baik. Untuk itu kita terus menlakukan pendampingan dan peningkatan kapasitas agar semakin baik dan semakin profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” terang Yusran.

Yusran mengatakan, Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terus melakukan pendampingan dan peningkatan kapasistas pengelola, sebagai bagian dari pembinaan terhadap pengelola dan bergulir tersebut.

“Untuk itu, melalui bimbingan teknis hari ini, diharapkan agar seluruh unsur pengelola dapat memahami secara penuh tugas dan tanggung jawab, serta fungsinya. Dengan demikian ilmu yang didapat dalam kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja pengelola dana bergulir dalam melaksanakan pelayanan perguliran dana tersebut dimasyarakat untuk mendorong pertumbuhan sektor-sektor ekonomi produktif dan ekonomi kreatif masyarakat. Yang damapaknya akan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terang Yusran.

(Ibas)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top