Hukrim

Polda Kalbar dan BNN Ungkap 4 Kg Narkoba dan Pil Ekstasi 543 Butir

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono memimpin pres Conference pengungkapan kasus narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi 543 butir di Mapolda Kalbar (Foto: Ngadri)

Pontianak - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar mengungkap tindak pidana peredaran narkoba jenis sabu-sabu 4 Kg, pil ekstasi 534 butir dan mengamankan 10 tersangka dari kota Singkawang, Sanggau dan Pontianak Rabu,(13/03).

"Pengungkapan narkoba jenis sabu-sabu 2 Kg yang dibungkus menjadi 20 plastik seberat 1 ons di Jl Tritura disebuah mini supermarket Kelurahan Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianank berawal tim melakukan penyamaran (Under cover) dari penyamaran tersebut berhasil diamankan tersangka SW alias IW dan NJ beserta barang bukti narkoba,"ucap Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono ketika memimpin Pres Conference di Mapolda Kalbar.

4 kg narkoba yang diamankan jajaran Ditresnarkoba Polda Kalbar (Foto: Ngadri/delikkalbar.com)

Selanjutnya pada hari Selasa Tanggal 5 Maret Tahun 2019 Ditresnarkoba kembali berhasil mengamankan tiga tersangka RB,LK ,IR disalah satu hotel di Pontianak dan kembali mengamankan 2 Kg narkoba jenis sabu-sabu yang dibungkus dengan kantong plastik hitam yang didalamnya terdapat plastik rumput laut dan dibungkus Teh Cina dan.

"Setelah mengamankan tersangka RB,LK,dan Ir tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan dua orang kurir di kota Singkawang yakni LK dan AN,"ujar Kapolda.

Sementara untuk pengamanan narkoba jenis ekstasi sebanyak 543 butir dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat pada tanggal 25 Februari Tahun 2019 didepan kompleks pergudangan di Jalan Trans Kalimantan.,"Selain mengamankan barang bukti ekstasi BNN juga berhasil mengamankan 5 tersangka yang diantaranya merupakan warga binaan Rutan Kabupaten Sanggau. Dari kelima tersangka itu yakni MK,GJ,RN,YD dan Jun,"ungkapnya.

10 tersangka yang diamankan Polda Kalbar dan petugas BNNP Provinsi Kalimantan Barat.

Dari pengungkapan kasus tindak pidana narkoba 4 kg dan pil ekstasi 543 butir. menurut Kapolda ada sekitar kurang lebih 32.000 jumlah jiwa yang terselamatkan dari pengaruh bahaya narkoba,"tandasnya.

Terpisah, Direktur Narkoba Polda Kalbar AKBP Gembong mengatakan, pengungkapan tindak pidana narkoba dilakukan di dua tempat kejadian perkara yakni di sebuah hotel di Pontianak dan di sebuah mini market di Pontianak timur. Dari pengungkapan kasus tersebut berhasil diamankan 5 tersangka jaringan Pontianak Malaysia dan dua orang kurir di Singkawang.

Sementara asal narkoba dari Malaysia yang diselundupkan para pelaku dari jalan tikus. Namun berkat kejelian petugas penyelundupan narkoba berhasil di gagalkan,"pungkasnya.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top