Regional

Bupati Kubu Raya Buka Musrenbang di Kecamatan Ambawang

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan membuka Musrenbang di Kecamatan Ambawang (Foto: istimewa)

Kubu Raya - Musyawarah Rencana Pembangunan di Kecamatan Sungai Ambawang dibuka langsung oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Anghota DPRD Kubu Raya Daerah Pemilihan Sungai Ambawabg Kuala Mandor B. Diantarnya, Nely Leoni, Jauhari Jafar, Rohmad, Hanafi, Musni Kalib dan Suryani.

Dalam kesempatan tersebut, Muda mengajak semua elemen untuk bersama-sama fokus pada penyediaan layanan dasar masyarakat.
Menurutnya, pelayanan dasar masyarakat sebgai kebutuhan utama masyarakat harus terpenuhi terlebih dahulu sebelum menjalankan berbagai program-program penujang lainnya.

"Kita harus bersama-sama fokus pada penyediaan layanan dasar terlebih dahulu. Namanya dasar, kan ini yang setiap saat setiap waktu dibutuhkan masyarakat dan kebutuhan dasar adalah kebutuhan utama masyarakay yang harus kita sediakan dulu. Kalau layanan dasar kepada masyarakat sudah terpenuhi, maka program-program lain juga akan lebih cepat berjalan," terang Muda Jumat,(15/03).

Dikatakan Muda, dalam perencanaan pembangunan hal-hal dasar juga harus mendapat perhatian serius sehingga masyarakat dapat merasakan betul kehadiran Pemerintah memberikan layanan kepada masyarakat, layanan yang berkualitas.

"Kita lebih fokus pada urusan-urusan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan menciptakan iklim yang nyaman dan aman ditengah masyarakat. Sebab jika kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat sudah terpenuhi, maka masyarakat kita akan lebih tenang dalan beraktifitas dan melahirkan ide serta gagasan solutif bagi pembangunan ekonomi masyarakat," ungkap Muda.

Muda juga mengatakan Subgai Ambawang sebagai salah satu wilayah pintu masuk Kalimantan Barat, akan dikembangkan menjadi salah satu sentra pangan di Kubu Raya. Mengingat pangan sangat penting dalam kehidupan keseharian masyarakat. Untuk itu, Kecamatan Sungai Ambawang harus juga berbenah mengembangkan sektor produksi pangan seperti beras dan holtikultura.

"Sungai Ambawang ini kan salah satu wilayah yang menjadi pintu masuk Kalimantan Barat. Dan kita harus perkuat juga masalah pangannya disini. Karena persoalan pangan ini kan persoalan keseharian masyarakat yang tidak boleh dikesampingkan. Dan kita tidak boleh juga nanti kedepnnya menjadi tergantung dengan daerah lain masalah pangan ini," ujar Muda.

Sementara itu, anggota DPRD Kubu Raya Nelly Leoni mengungkapkan Musrenbang semestinya menjadi sarana yang benar-benar mampu mengakomodir usulan-usulan masyatakat untuk dimasukan dalan program kerja pemerintah.

"Kita harapkan agar musrenbang benar-benar menjadi salah satu agenda yang manpu menampung aspirasi rakyat. Jangan sampai aspirasi masyarakat yang merupakan kebutuhan masyarakat tidak terakomodir dengan baik. Masih sering terjadi, usulan masyarakat dalam musrenbang tidak masuk dalam angenda APBD yang disusun Pemerintah. Ini yang harus juga menjadi perhatian kita bersama-sama," ujar Nelly.

(Ibas)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top