Busines

Sutarmidji Minta Dekranasda Bina Pengerajin

Pontianak – Gubernur Kalbar H Sutarmidji meminta kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah untuk dapat membina para Pengerajin dan tidak hanya mampu melahirkan konsep-konsep yang segar yang serasi dengan program pemerintah daerah semata.

“Dekranasda harus mampu melakukan pembinaan terhadap mayarakat khususnya
para pengrajin yang berada di wilayahnya masing-masing dan harus mampu meningkatkan kreativitas masyarakat, dan juga mampu mensinergikan
program/kegiatannya dengan instansi lain seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di daerahnya masing-masing,” kata H Sutarmidji, Senin (25/3), saat membuka Rakerda Dekranasda se Kalbar di Grand Mahkota Hotel.

Dikatakannya, Kreatifitas dan kesinergian program, bisa memacu kesejahteraan masyarakat perajin, dapat menambah
Pendapatan Asli Daerah (PAD), atau bahkan bisa menambah devisa negara.

“Dekranasda harus mampu mempunyai “ilham” yaitu impian yang dapat diwujudkan bahwa “kerajinan Kalbar mampu menjadi pemenang dalam persaingan yang tidak
lagi hanya di tingkat lokal, akan tetapi merambah ke tingkat regional, bahkan global,” pesannya.

Potensi produk kerajinan di Provinsi Kalbar sangat besar sekali, dengan didukung oleh sumber budaya daerah yang beranekaragam. Karana keanekaragaman  tersebut adalah Indah dan merupakan sumur Inspirasi yang tidak habis-habisnya untuk produk-produk kerajinan, dan itulah keunggulan kita.

“Jangan sampai hanya perajin-perajin internasional atau negara tetangga saja yang suka mengambil inspirasi dari Alam dan Budaya Kalbar. Kita yang hidup di negeri sendiri dan menjalani budaya-budaya di daerah kita sendiri, harusnya Iebih terinspirasi oleh kekayaan luhur tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, masih kata Mantan Wali Kota Pontianak, supaya potensi besar industri kerajinan Kalbar benar-bemar bisa melompati, maka para Usaha Kecil Menengah (UKM) bidang kerajinan harus benar-banar bisa maju usahanya melalui upaya kontinyu untuk terus mlakukan modernisasi industri kerajinan.

“Modernisasi yang dirancang harus dari hulu sampai ke hilir. Mulai dari mendapatkan bahan baku, pengolahan,  pembuatan produk jadi, kemasan sampai pemasaran. Itu semuanya harus dllihat dan dijalankan dalam sebuah satu paket,” ingatnya.

Disinilah, peran penting Dekaranasda baik di Kabupaten dan Kota terutama dalam memfasilitasi UKM Kerajinan yang pada umumnya masih sangat lemah di modernisasi usahanya.

Disamping itu, Dekranasda juga harus mampu memfasilitasi para perajin, para UKM untuk berkumpul, jangan jalan sendiri-sendiri,harus bekerja sama, harus bareng-bareng, harus membangun kelompok besar perajin.

Hal ini sangat penting sekali, membangun kelompok besar perajin, membangun konsolidasi kelompok perajin, supaya skala ekonominya bisa besar, lebih efisien, lebih murah. lebih kuat. dan lebih kneatif karena ada pertukaran pengetahuan dan skill kemampuan didalamnya sesama perajin.

“Dekranasda juga harus dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya perajin hingga pelaku bisnis untuk lebih kreatif yang dapat menghasilkan produk-produk yang berkualitas tinggi yang menjadi trend setia dan bergaya high fashion seperti merek-merek terkenal di dunia dan dapat dibeli oleh seluruh dunia walaupun perajin atau pelaku bisnis tersebut menjualnya di daerah Putussibau, di Sanggau, bahkan di Perbatasan Aruk,” ujarnya.

(Rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top