Busines

Ditreskrimum Polda Kalbar Proses Penipuan Pemasangan Listrik PLN

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono

Pontianak - Ditreskrimum Polda Daerah Kalimantan Barat tengah memproses kasus penipuan pemasangan sambungan jaringan listrik di Kecamatan Jelimpo,Kabupaten Landak, Kalimantan Barat dengan jumlah korban mencapai 193 orang dan kerugian lebih Rp859 juta.

"Dalam modus operandinya dua pelaku mengaku memiliki jaringan dengan orang PLN diwilayah Persero Kalbar dan menjanjikan kepada korban bisa melakukan pemasangan sambungan listrik. Selanjutnya pelaku meminta sejumlah uang guna pemasangan sambungan listrik tersebut,"ucap Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono Senin,(01/04)

Lebih lanjut, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah mengamankan dua tersangka dari kasus penipuan Pemasangan jaringan listrik tersebut dan masih dalam proses penyidikan,dan uang hasil penipuan sudah habis digunakan oleh pelaku,"ujarnya.

Atas kejadian tersebut, saya menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati apabila ingin memasang pemasangan sambungan listrik PLN. Sebaiknya pemasangan sambungan listrik dilakukan sesuai prosedur resmi agar tidak menjadi korban penipuan.

Terpisah Asisten manager PT PLN Persero wilayah Kalimantan Barat Hendra ketika dikonfirmasi oleh media membantah kalau pelaku penipuan ada mengenal petugas di PLN Persero wilayah Kalbar,"tidak ada petugas PLN yang mengenal pelaku penipuan pemasangan sambungan listrik ini dan saya pastikan tidak ada petugas PLN yang terlibat,"tukasnya.

"Saya menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan pemasangan sambungan listrik, dan Jangan menggunakan jasa calok. Datang langsung ke kantor PLN dan daftarkan secara resmi karena proses nya sangat mudah dan biaya juga sudah diatur oleh PLN seluruh Indonesia,"pungkasnya.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top