15 Manfaat Buah Alpukat Untuk Kesehatan

  • Whatsapp

Pontianak – Buah Alpukat mengandung “vitamin B6” dan “asam folat”, yang membantu mengatur kadar homocysteine. Tingkat homocysteine tinggi dikaitkan dengan peningkatan resiko penyakit jantung. Selain itu, buah alpukat juga mengandung “vitamin E”, “Glutathione” dan “lemak tak jenuh tunggal” yang bermanfaat membantu dalam menjaga kesehatan jantung.

Alpukat kaya akan “senyawa” yang disebut “beta-sitosterol” yang telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar kolesterol darah. Menurut sebuah penelitian, pasien dengan “hiperkolesterolemia” ringan yang termasuk alpukat dalam diet mereka selama 7 hari memiliki 17 persen penurunan kadar kolesterol darah total, 22 persen penurunan di kedua “LDL” (kolesterol buruk) dan “trigliserida”, dan peningkatan 11 persen dalam tingkat “HDL” (kolesterol baik).

Bacaan Lainnya

Alpukat juga merupakan sumber “kalium”, yang membantu dalam mengontrol tekanan darah.

Senyawa “Phytonutrient” yang ditemukan dalam alpukat, seperti “polyphenols” dan “flavonoids” telah ditemukan memiliki sifat “anti-inflamasi”, sehingga mengurangi risiko gangguan “inflamasi” dan “degenerative”.

Alpukat merupakan sumber yang sangat baik dari “carotenoid lutein”, yang dikenal untuk membantu melindungi terhadap usia terkait “macular degeneration” dan katarak.

Lemak baik tak jenuh tunggal dalam alpukat dapat membalikkan “resistensi insulin”, yang membantu mengatur kadar gula darah. Alpukat juga mengandung lebih banyak serat larut, yang menjaga kadar gula darah stabil.

Alpukat kaya akan “folat”, “vitamin B” dikenal sebagai “folic acid”. Satu cangkir alpukat menyediakan sekitar 23% dari Nilai Harian untuk folat. Tingginya jumlah folat dalam alpukat sangat penting dalam pencegahan cacat lahir, seperti kerusakan saraf dan “spina bifida”.

Tingginya tingkat “folat” dalam alpukat juga melindungi terhadap stroke. Sebuah penelitian telah membuktikan orang yang makan diet kaya folat memiliki risiko lebih rendah terkena stroke daripada mereka yang tidak.

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa alpukat dapat menghambat pertumbuhan “kanker prostat”. “Asam oleat” dalam alpukat juga efektif dalam mencegah kanker payudara.

Alpukat mengandung “glutation”, sebuah “antioksidan” kuat untuk membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.

Kaya akan “antioksidan”, alpukat sangat bermanfaat dalam mencegah gejala penuaan. “Glutathione” dalam alpukat mungkin meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlambat proses penuaan, dan mendorong sistem saraf yang sehat.

Alpukat merupakan salah satu pencuci mulut alami terbaik dan obat bau mulut. Alpukat membersihkan usus yang merupakan penyebab sebenarnya dari bau mulut dan ini kondisi yang tidak menyenangkan.

Asupan Alpukat dikaitkan dengan meningkatnya penyerapan gizi. Sebuah studi menunjukkan bahwa, ketika peserta makan salad termasuk alpukat, makanan tersebut menyerap lima kali jumlah “carotenoids” (kelompok nutrisi yang mencakup “beta carotene” dan “lycopene”) daripada mereka yang tidak memakan alpukat.

Serat alpukat ditambahkan dalam banyak kosmetik karena kemampuannya untuk memelihara kulit dan membuat kulit Anda bersinar. Hal ini juga membantu dalam mengobati “psoriasis”, suatu penyakit kulit yang menyebabkan kulit kemerahan dan “iritasi”.

Alpukat memiliki 200 kalori setiap 100 gram. Biasanya, buah-buahan memiliki sekitar 60-80 kalori untuk 100 gram. Karena jumlah tinggi kalori, alpukat adalah diet terbaik bagi orang-orang yang ingin menambah berat badan. Alpukat merupakan sumber kalori yang sehat, tidak seperti banyak makanan padat kalori lainnya yang mungkin mengandung lemak jenuh dan gula berlebih.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *