Travel

Serap Anggaran Puluhan Miliar, Taman Water Front city Pohonnya Mati

Pohon di taman water Front city Pontianak mengering (Foto: Ngadri/delikkalbar.com)

Pontianak - Dibangun menggunakan anggaran puluhan miliar, wisata water Front city Pontianak yang di desain dipinggiran sungai Kapuas dan dibangun taman serta ditanami sejumlah pohon sayangnya ada beberapa pohon yang mati dan mengering.

Selain, sejumlah pohon tampak mengering. pagar yang terbuat dari besi dan dilapisi papan berwarna coklat sambungan papanya juga sudah mulai tampak terbuka dan ada yang mulai retak.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Pontianak, Fuadi Yusla ketika dikonfirmasi Media ini Minggu,(28/04) mengatakan, beberapa pohon yang mati dan mengering masih menjadi tanggung jawab kontraktor. Nanti kita minta Kontraktor tanam kembali,"ucapnya.

Menanggapi adanya proyek yang telah menghabiskan anggaran puluhan miliar dan ada sejumlah pohon yang mati dan ada papan pelapis pagar yang sudah retak dibagian sambungan aktivis LPPN-Ri Sarmaji, meminta kepada penegak hukum untuk memeriksa pejabat pembuat komitmen dan kepala pengguna anggaran.

"Saya meminta kepada penegak hukum untuk memeriksa pejabat pembuat komitmen dan kontraktor. Agar ada efek jera, selain itu uang untuk membangun proyek Water Front city ini cukup besar hingga puluhan miliar. Jadi harus dipertanggungjawabkan pengelolaan dan penggunaannya,"tukasnya.

(Dri)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top