Busines

15 Miliar Dana Nasabah Cu Lantang Tipo Digelapkan Nasabah Geruduk Bank BTN

Sejumlah pengurus CU Lantang Tipo dan nasabah mendatangi kantor Bank BTN (07/05) Foto: Ngadri

Pontianak - Sejumlah Pengurus dan nasabah Credit Union (CU) Lantang Tipo Kalbar di dampingi Pangacaranya mendatangi Bank BTN di Jalan Imam Bonjol meminta ganti rugi dana nasabah sebesar Rp 15 Miliar yang digelapkan oknum karyawan Bank BTN. Setelah menunggu sekitar satu jam sejumlah pengurus CU Lantang Tipo diterima oleh bidang legal di aula lantai dua yang berada di gedung belakang Bank BTN Selasa,(07/05)

Pertemuan antara pengurus CU Lantang Tipo, nasabah dan pihak Bank BTN berlangsung sekitar satu jam.dalam pertemuan tersebut, Pengurus yang satu dan yang lainya secara bergantian menyampaikan tuntutan yang sama agar pihak Bank BTN mengembalikan dana nasabah sebesar Rp 15 Miliar yang proses hukum nya sudah incrach. paling lambat besok,"ucap sejumlah pengurus dan nasabah dihadapan Legal Bank BTN.

Setelah menyampaikan sejumlah tuntutan, sejumlah pengurus CU Lantang Tipo dan nasabah turun dari lantai dua dan sempat menyampaikan aspirasi Didepan gedung Bank BTN dengan membentangkan sejumlah kain putih bertuliskan "Bank BTN jangan diam".

Ketua koperasi Credit Union Lantang Tipo Kalbar Andreas kepada sejumlah media mengatakan, Bank BTN diminta segera mengembalikan dana milik nasabah sebesar Rp 15 Miliar. Uang sebesar Rp 15 Miliar menurutnya milik 197 ribu anggota CU lantang Tipo yang tersebar di wilayah Kalbar.

"Jumlah dana nasabah Credit Union Lantang Tipo yang disimpan di bank BTN sebesar Rp 70 miliar. Tapi, Rp 40 Miliar sudah kita tarik dan tidak ada masalah. Namun, sisanya Rp 30 miliar bermasalah karena digelapkan oknum karyawan Bank BTN Rp 15 Miliar dan sisanya yang Rp 15 Miliar merupakan dana segar tidak bisa dilakukan penarikan. Saya meminta pihak Bank BTN secepatnya mengembalikan dana nasabah Credit Union Lantang Tipo,"ujar Andreas.

Ditempat yang sama, Daniel Edward Tangkau pangacara Credit Union Lantang Tipo mengatakan, Bank BTN jangan diam atas peristiwa terjadinya penggelapan dana nasabah CU Lantang Tipo sebesar Rp 15 Miliar yang dilakukan oknum karyawan Bank BTN insial GA yang sudah di Vonis hukum 8 tahun penjara dan dua orang pihak swasta yang berperan sebagai penerima aliran dana dan divonis dengan hukum yang sama selama 8 tahun penjara.

"Kasus ini ada dua, perdata dan pidana. untuk kasus perdata pihak CU lantang Tipo menang gugatan dan sudah incrach di pengadilan negeri Pontianak. Sementara untuk kasus pidananya Pelaku penggelapan sudah divonis bersalah dan menjalani hukuman. Jadi, Bank BTN jangan diam,"ucap Daniel.

Hingga berita ini ditulis, pihak legal Bank BTN Aditya ketika dikonfirmasi oleh media ini belum bisa memberikan klarifikasi terkait tuntutan pengurus CU Lantang Tipo dan sejumlah nasabah. ,"Mohon maaf saya belum bisa memberikan klarifikasi terkait tuntutan pengurus CU Lantang Tipo dan nasabah karena belum ada ijin dari pimpinan nanti kalau sudah ada klarifikasi saya kirim via WhatsApp,"ucap Aditya.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top