Busines

Warga Komplek Serdam Raya Residance Keluhkan Rumahnya Retak

Salah satu rumah yang miring di perumahan Serdam Raya Residance, Blok D (Foto: Ngadri)

KUBU RAYA – Sejumlah warga perumahan Serdam Raya Residence yang berlokasi di Jl Sei Raya Dalam Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menyampaikan keluhan atas kerusakan bangunan rumah yang dibangun oleh pengembang perumahan PT. TKJ.

Satu diantara warga yang mengeluhkan pembangunan perumahan Serdam Raya Residance adalah Ima Yahya (33) warga blok D, rumahnya yang di beli sekitar satu tahun yang lalu pintu bagian depan sudah rusak karena rapuh dan akhirnya penggantian pintu menggunakan biaya sendiri.

"Awalnya, didalam brosur Serdam Raya Residance ditulis pintu menggunakan kayu kelas 1, namun faktanya menggunakan triplek, sehingga cepat rusak. Selanjutnya saluran drainase kurang berfungsi sehingga ketika musim hujan air tergenang,' ucapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Yuli (30) yang tinggal di blok i , ia mengeluhkan rumahnya retak dan pecah terbelah dua dibagian ruang tamu. Atas kerusakan rumah tersebut Yuli mengaku sudah Komplin kepada pihak pengembang namun belum ada perbaikan. Setelah Komplin memang sudah dicek dan di foto, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya.

Selain rumahnya retak Yuli juga mengeluhkan saluran drainase yang kurang lancar, sehingga ketika terjadi musim penghujan terjadi genangan air. Saya berharap pihak pengembang segera memperbaiki rumah saya yang retak dan memperbaiki saluran drainase,"ujarnya.

Ditempat yang sama warga yang lainnya, Boy Petra juga mengeluhkan hal yang sama kalau rumah yang ditempatinya miring kedepan dan mengeluhkan kusen jendela yang sudah mulai rapuh dan pintu utama yang terbuat dari triplek. Padahal didalam brosur kusen jendela dan pintu menggunakan kayu kelas 1.

"Terjadinya beberapa rumah di komplek Serdam Raya Residance miring dan retak ini sepertinya pondasinya kurang maksimal, selanjutnya karena lemahnya pengawasan dari Bank BTN, Pemkab Kubu Raya dan kementerian PUPR. Sehingga rumah yang dibangun baru satu tahun ada yang sudah miring,"ucapnya.

Sementara itu, karyawan PT. TKJ Dela mengatakan, terkait adanya keluhan warga yang rumahnya terjadi retak, atapnya bocor dan miring sudah dilakukan perbaikan dan untuk warga yang rumahnya miring dan ada penghuninya sudah dipindahkan ke tempat lain.

"Kalau mengenai pelaksanaan pembangunan perumahan Serdam Raya Residance sudah sesuai spesifikasi.selanjutnya mengenai keluhan warga Nomor rumah 14.blok i sudah di ACC oleh pusat dan akan segera diperbaiki,"ujar Dela.

Terpisah, Bidang Legal Bank BTN Pontianak Aditya ketika dikonfirmasi oleh media ini mengatakan, agar warga yang Komplin rumahnya retak dan miring membuat surat Komplin resmi ke Bank BTN Pontianak.

Dari informasi yang dihimpun Media ini dilapangan, pembangunan perumahan Serdam Raya Residance merupakan program Kementerian PUPR pada Tahun 2017 untuk masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Pembangunan perumahan ini menurut informasi menelan anggaran miliaran Dengan harapan bisa menopang masyarakat tidak mampu untuk membeli rumah.

Selanjutnya terlihat ada beberapa rumah yang terlihat miring ke kanan dan ada yang miring ke kiri. Namun, menurut pengembangan rumah yang miring tidak ada pemiliknya dan dikosongkan dan tidak untuk di jual.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top