Busines

LPPN-Ri Minta Penegak Hukum Periksa Pembangunan Perumahan Serdam Raya Residance

Pembangunan perumahan Serdam Raya Residance terlihat miring di blok D (Foto: Ngadri)

Kubu Raya – Pembangunan Perumahan Serdam Raya Residance yang berlokasi di jalan raya Serdam, Desa Punggur Kecil yang dilaksanakan menggunakan anggaran pemerintah kementrian PUPR dan dikeluhkan oleh warga karena ada yang miring dan retak diduga karena konstruksi bangunan tersebut kurang maksimal.

“Saya menilai pembangunan perumahan Serdam Raya Residance pondasinya kurang Maksimal, sehingga baru satu tahun selesai dikerjakan sudah miring dan retak. Bangunan ini dilokasi lahan gambut yang cukup tebal, seharusnya pondasi diperkuat sehingga tidak terjadi miring dan retak,”ucap Aktivis LPPN-Ri Sarmaji kepada media ini Minggu,(12/05)

Selain karena pondasinya kurang Maksimal, saya menduga pengawas dari Pemkab dan Kementerian PUPR lemah. Sehingga pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh pengembang belum maksimal. Akhirnya konsumen yang membeli rumah dan yang melakukan kridit dirugikan,”ujar Sarmaji.

“Saya meminta kepada penegak hukum agar mengusut dan memeriksa pembangunan perumahan Serdam Raya Residance yang baru berumur satu tahun tapi sudah miring dan retak.

Pembangunan, perumahan Serdam Raya Residance ini menggunakan uang negara, tujuan pembangunan nya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tentu sebelum dilakukan pembangunan sudah dilakukan cek lokasi, analisis lahan dan dibuat spesifikasi dengan kualitas yang baik. Kalau Sekarang baru satu tahun sudah ada perubahan konstruksi miring dan retak tentu patut dipertanyakan.

Sementara itu, karyawan PT JTK Dela ketika dikonfirmasi oleh media ini mengatakan, pembangunan perumahan Serdam Raya Residance sudah sesuai spesifikasi dan rumah yang terjadi miring dan retak sudah dilakukan perbaikan.

“Sudah kita lakukan perbaikan sesuai Komplin warga, kami pihak pengembang tidak akan lepas tanggung jawab. Setiap ada Komplin dari warga selalu ditindaklanjuti dan mengenai akses jalan saat ini sedang dilakukan pengerjaan dengan nilai anggarakan sekitar Rp 1,1 Miliar,”tukasnya.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top