Regional

NCW Kalbar Pertanyakan Pengadaan Tanah Urug Proyek Pelabuhan Kijing

Lokasi pembangunan terminal pelabuhan internasional kijing Sabtu,(18/05) Foto: Ngadri

Mempawah - Aktivis Nusantara Corruption Watch Kalimantan Barat Ibrahim Myh, mempertanyakan pengadaan tanah urug pembangunan terminal pelabuhan internasional kijing di Kabupaten Mempawah yang diduga diambil dari salah satu bukit di kecamatan sungai Kunyit.

"Pengadaan tanah urug pembangunan terminal pelabuhan internasional kijing oleh beberapa perusahaan yang diambil dari galian C entah memiliki ijin atau belum hingga saat ini belum diketahui. Karena menurut salah satu warga yang bermukim diwilayah galian C yakni F. Gani aktivitas galian C tersebut belum memberikan konfirmasi tentang perijinannya,"ucap Ibrahim, Myh kepada media ini Sabtu,(18/08).

Aktivitas Galian C untuk pengurukan proyek pembangunan terminal pelabuhan internasional kijing.

Lebih lanjut Ibrahim Myh mengatakan, terkait adanya kegiatan galian C tersebut warga khawatir akan ada dampak yang tidak diinginkan. Saya meminta kepada instansi terkait seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan instansi penegak hukum yang lainnya agar melakukan penyelidikan terkait kegiatan galian C tersebut.

"Saya Pada dasarnya mendukung percepat pelaksanaan proyek pelabuhan internasional pantai Kijing Sungai Kunyit itu, sepanjang para kontraktor melaksanakan proyek pelabuhan tersebut mematuhi serta memenuhi ketentuan perundang - undangan serta ketentuan Peraturan yang berlaku. Demi untuk meningkatkan Pemasuk keuangan Negara dan daerah,"pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis beberapa perusahaan yang melakukan pengadaan tanah urug pembangunan terminal pelabuhan internasional kijing belum bisa dikonfirmasi.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top