Busines

Tekan Harga Sembako, Disperindag Sanggau Gelar Bazar Murah

Masyarakat Tampak Antusias Berbelanja di Lokasi Bazar Murah Yang Digelar Pemkab Sanggau dan Pelaku Usaha di Sanggau Minggu,(26/05) Foto: Abang Indra

SANGGAU - Untuk menekan tingginya harga sembako menjelang hari raya idul fitri 1440 H, Pemkab Sanggau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM), Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Sanggau, Bulog Sanggau, Pertamina dan pelaku usaha serta IKM menggelar bazar murah, Sabtu (25/5/2019) hingga Senin (27/5/2019) di pasar Pujasera. Masyarakat tampak antusias berbagai produk dan sembako yang disiapkan.

Kepala Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Syarif Ibnu Marwan Alkadrie yang turun langsung menyaksikan bazar menyampaikan bahwa bazar berlangsung selama tiga hari yakni dari Sabtu-Senin 2019.

“Insyaallah sampai hari Senin. Kita lihat juga antusias masyarakat dalam mengunjungi bazar murah atau pasar murah. Kecamatan Kapuas ini termasuk Kecamatan yang keempat. Pertama di Bonti, Mukok, Tayan Hulu dan Kapuas, ”kata Marwan, Minggu (26/5/2819).

Marwan menjelaskan, antusias masyarakat lebih dominan pada dua kebutuhan pokok, pertama beras, gula dan minyak goreng juga cukup laku. Untuk itulah, ia berharap dengan digelarnya bazar ini masyarakat merasa terbantu.

“Untuk harga secara umum jauh dari harga pasar. Contoh daging beku kelas A dipasaran sekitar Rp 130-140 ribu, disini Rp 83 ribu perkilo. Dan saya juga minta dari pelaku usaha ini usahakan jual dibawah harga pasar, Jadi sekitar 30 persen dibawah harga pasar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Syafriansyah menyampaikan, pihaknya mengkoordinir distributor daging yang ada di Sanggau untuk membantu pelaksanaan pasar murah ini.

“Nanti akan dilaksanakan tiga tahap di empat titik. Selain di Sanggau nanti ada di Tayan Hilir, Sekayam atau di Kembayan dan Tayan Hulu, ” pungkasnya.

Tahap pertama ini (Pasar Puja Sera) dilaksanakan sampai Senin (27/5/2019). Tahap kedua nantinya akan dibuka lagi di Pasar Puja Sera pada 1 Juni 2019.

“Selain daging sapi, ada juga tulangan, bakso dan mungkin tanggal 1 nanti ada daging kambing, karena banyak permintaan dari masyarakat. Semua daging beku, ”ujarnya.

Untuk daging sapi beku, lanjutnya, disiapkan sekitar 3 ton. Untuk tulang dan kambing, kemungkinan menyesuaikan dengan permintaan. Untuk harga, sangat jauh dari pasaran, daging sapi Rp 83 ribu perkilogram, tulang sapi Rp 45 ribu, daging kambing Rp 87 ribu, bakso (Premium) Rp 100 ribu perkilo.

Dikatakanya, daging bersumber dari sapi impor Australia. Jadi masalah higienis dan kesehatan tidak perlu ragu, karena dipotong di rumah potong hewan standar pemerintah di Jakarta.

“Kita jamin standar kehigienis, kehalalan dan kelayakan daging. Kita harapkan bagi masyarakat yang belum kebagian agar tidak khwatir, mudah-mudahan besok kebagian. Ini untuk siapa saja, mau muslim mau non muslim boleh. Kita minta maaf untuk sementara kita batasi Rp 2 kg per orang,” ujarnya.

Pelaksana Pabrik dan Komersil Perum Bulog Sanggau, Iwan Waluyo menyampaikan, pihaknya menyiapkan beras premium sebanyak 2,5 ton, beras medium sebanyak 3 ton, gula sebanyak 1 ton dan minyak goreng 200 kg, tepung 100 kg.

“Untuk harga beras premium Rp 10 ribu perkilo, beras medium Rp 9500 perkilo, gula Rp 11 ribu perkilo, minyak goreng Rp 11 ribu, tepung Rp 9 ribu, ”ujarnya.

Iwan menuturkan, untuk tahun 2019 khusus di Pasar Puja Sera, pihaknya menyiapkan 7 sampai 8 ton beras premium, beras medium sebanyak 10 ton dan gula sebanyak 3 ton. “Pengalaman tahun lalu, habis si tidak cuman sisanya sedikit. Karena memang antisipasi memang lebih, ” tuturnya.

(dra)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top