Travel

Pengunjung Pantai Pulau Datok Keluhkan Harga Tiket Masuk

Foto : Ilustrasi

KAYONG UTARA - Pengunjung taman wisata pantai Pulau Datok Kabupaten Kayong Utara merasa kecewa dengan besarnya harga tanda masuk yang dinilai tidak sesuai dengan harapan pengunjung.

Ironisnya harga tanda masuk yang tertulis ditiket sebesar 5 ribu rupiah namun pengunjung dimintai 10 ribu rupiah untuk bisa pengunjung masuk kelokasi pantai.

Satu diantara pengunjung pantai wisata Pulau Datok, M Noer ketika dihubungi menyesalkan sikap penjaga pintu masuk yang kurang ramah.

"Pantai Pulau Datok merupakan andalan KKU yang sudah dikenal sebagai tempat wisata sejak jaman dulu, namun kali ini kami kecewa kenapa ketika masuk kelokasi pantai harus bayar 10 ribu rupiah sementara  ditiket tertera hanya 5 ribu rupiah", ungkap M Noer, Minggu (9/6).

Ia menambahkan, ketika ditanyakan perihal tersebut malah dijawab oleh penjaga dengan kata-kata kalau dak mau bayar usah masuk pantai dengan roman wajah bengis gik sementangpun kanan kiri ada petugas dishubnya.

" Yang menjadi pertanyaan kita adalah besaran 5 ribu rupiahnya kemana, ditambah lagi parkir parkir motor sebesar Tiga ribu rupiah sementara kendaraan tidak diurus bahkan pas kita pulang petugas parkirnyapun ndak ada lagi, sehingga ketika hujan Helm pun dibiarkan basah begitu saja",cetusnya.

M Noer mengharapkan kalau memang minta 10 ribu, tulis saja 10 ribu tapi pakai tarif model blanko resmi dari Pemdanya. Pengunjung bisa memahami karena diperlukan untuk pengelolaan dan lain lain. Kemudian penjaga atau penjual tiket sebisanya dibuatkan ID Card resmi jadi pengunjung tau mana pihak yang berkompeten yang punya otoriyas penjualan tiket.

" Kami sebagai pengunjung mengharapkan kepada pihak Pemda maupun pengelola resmi sebelum mengadakan kegiatan supaya bisa menyampaikan info resmi harga tiket melalui media massa ataupun spanduk agar masyarakat ramai bisa mengetahui harga tiket jauh hari sebelumnya juga sebagai tranfaransi", harapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kayong Utara H Effendi Ahmad ketika dihubungi via telpon menanggapi bahwa dirinya sudah mengetahui permasalahan ini melalui media sosial.

" Saya sudah tanyakan kepada penjual tiket kenapa besarnya biaya itu 10 ribu, maka di jelaskan bahwa Lima Ribu Rupiah itu untuk masuk ke pantai sementara yang Lima Ribu Rupiah lagi untuk hiburan. Dan saya sudah minta dengan penjual tiket bukti tanda masuk untuk hiburan", jelasnya.

Diharapkannya, untuk masalah ini kita jangan berburuk sangka dulu kita akan memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan.

" Kita akan panggil pihak terkait pada Senin (10/6) untuk dimintai keterangan terkait penjelasan masalah yang sudah menjadi viral di medsos. Kalau memang ada bukti adanya pelanggaran akan kita tindak dan diberikan sanksi",tegasnya.

(wan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top