Regional

Bupati Sanggau Akan Tindak 51 PNS Tak Ikut Apel

SANGGAU - Apel hari pertama masuk kerja usai libur lebaran yang digelar Senin (10/6/2019) pagi masih ditemukan sejumlah PNS yang mangkir alias tidak mengikuti apel. Meski telah diperingatkan berkali - kali, mereka tetap nekad menambah hari libur.

Pada apel gabungan PNS, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyebut sedikitnya ada 51 PNS yang tak hadir tanpa keterangan.
“Tadi setelah saya sidak, data sementara dari data pegawai yang wajib apel ada 51 orang PNS yang tanpa keterangan. Yang non PNS belum dilaporkan berapa. Saya belum tahu dari kecamatan berapa. Karena ada kewajiban dari bupati harus melaporkan ke Kementerian RB. Nanti kita tunggu sanksinya apa. Karena sampai hari ini belum diberitahukan. Tapi akan diberikan sanksi,” katanya pada apel yang digelar di halaman Kantor Bupati tersebut.

Begitu juga tenaga kontrak, yang menjadi tanggungjawab bupati jika tanpa ada keterangan. PH, sapaan akrab Paolus Hadi juga meminta kalaupun ada keterangan sakit, benar-benar yang bersangkutan sakit.
“Jangan nanti sakit jadi alasan. Kita ini jatuhnya tega dengan diri sendiri. Aman dibilang sakit, dibilang ada yang meninggal. Padahal sudah lima tahun lalu meninggalnya. Tapi kalau mengakal (berbohong, red) orang, ya ngakal diri sendiri,” pungkasnya.

PH meminta, kehadiran di hari pertama masuk kerja bukan karena takut akan sanksi. Kehadiran harus didasari sikap disiplin dan tanggungjawab akan tugas.
“Kalau begitu (takut ancaman) nanti pemerintah membuat terus ancaman-ancaman kepada kita. Jadi kalau hari ini kita sudah masuk kerja, ya masuk kerja, bukan karena takut ancaman. Saya berpesan itu saja. Jangan sampai nanti kami sedikit-sedikit ngancam kalian. Tak lucu rasanya. Kalau dalam pendidikan orang dewasa itu kan tak berlaku lagi. Tapi apa boleh buatlah,” ujarnya.

Ia mengakui jika masih banyak juga yang bersikap culas. Berharap gaji bulanan tanpa bekerja masksimal.
“Nyaman makan gaji, sementara ada yang jam 4 pagi sudah turun noreh cari duit. Kita tak mau kerja. Karena setiap bulan sudah aman. Kata orang itu banyak yang mau jadi PNS karena posisinya aman. Kerja tak kerja digaji. Kalau dulu lebih parah lagi. Nongkrong di warung kopi. Kawan udah setengah mati kerja. Jadi kita kerja bukan karena takut diancam. Kalau begitu kalian belum dewasa jadi PNS,” ingatnya.

(dra)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top