Hukrim

BNNP Kalbar Musnahkan 400 Butir Exstacy dan Amankan 3 Pelaku

Pemusnahan barang bukti exstacy 400 butir di kantor bnnp kalbar selasa,(09/07) Photo: Ngadri

Pontianak - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat memusnahkan barang bukti narkoba jenis exstacy 400 butir. pemusnahan dilakukan dengan cara diblender dan dicampur racun rumput di JL Paris 1 Kecamatan Pontianak Tenggara Kalimantan Barat Selasa,(09/07) sekitar pukul 09.00 Wib.

Plt Kabid Pemberantasan Narkotika Badan Narkotika Provinsi Kalbar Anida Sari, St MM mengatakan, pemusnahan barang bukti narkotika jenis exstacy 400 butir dilakukan berawal dari tersangka ER,AC dan KN dan menghindari hal- hal yang tidak di inginkan.

" Pengungkapan narkotika ini berawal pada tanggal 21 Juni 2019 anggota BNNP Kalbar mendapat informasi ada masyarakat membawa narkotika dengan menggunakan sebuah mobil Suzuki Swit wama hitam KB'1340'HC' dan menuju pontianak. Setelah mangetahui informasi tersebut tim langsung bergerak menyebar di sekitaran Jalan Trans Kalnmantan sekira Pukul 17.50 dan tim melihat ada sebuah mobil merek SUZuKI SWIFT wama hitam KB.1340'HC Melintasi di Jalan Trans Kalimantan kemudian tepatnya di depan Sahuan Toko Buah mobil tersebut dihentikan.

Kemudian dilakukan Pengge|edahan dan ditemukan Tablet wama Biru Berbentuk LEGO sebanyak 4 (empat) bungkus dengan jumlah sebanyak 400 (empat ratus) butir diduga Narkotika Jenis F2433" yang pada saat itu dikuasai dan disimpan oneh ER.

Setelah itu Tim langsung menanyakan kepada ER tentang asal usul Narkotika Jenis Extasi yang diKuasa oleh ER tersebut dan pada saat itu ER menielaskan bahwa Narkotika Jenis Extasi tersebut diterima dari HK warga Balai Karangan.
Mengetahui tentang informasi tersebut, saat itu TIM langsung berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas II A Pontianak untuk melakukan penjemputan terhadap AC, setelah itu sekira jam 20.00 Wib Tim berhasil bertemu dengan AC dan dari pengakuan AC bahwa memang benar Narkotika Jenis Extasi Tersebut di terima dari HK dan kemudian oleh AC Extasi Tersebut dibeli dari Toko (orang malaysia) dengan menggunakan uang AC.

"Setelah itu sekira jam 21.00 Wlb Petugas langsung membawa dan mengamankan ER, AC dan KN beserta barang bukti ke kantor BNNP Kalbar guna proses lebih lan‘gut," Pungkasnya.

(dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top