Hukrim

LPPN-RI Minta Kejati Kalbar Periksa Kontraktor Proyek Waterfront City

Proslin wisata water front city Pontianak terlepas dan pecah (Foto: Ngadri)

Pontianak - Menanggapi adanya pemberitaan proslin bangunan wisata waterfront city di JL. Tanjungpura, Kelurahan Bangka Belitung Melayu Laut, kecamatan Pontianak Selatan belum lama diresmikan sudah terlepas dan pecah karena pengerjaannya diduga kurang maksimal Jaksa Kejati Kalbar Abdul Muin mengaku belum tau pengawasan TP4D oleh Kejati Kalbar atau bukan.

"Kalau pengerjaannya tidak benar pihak rekanan dan pengelola kegiatan harus bertanggung jawab," kata Abdul Muin ketika dikonfirmasi oleh media ini via WhatsApp Selasa,(30/07)

Sementara itu, aktifis Lembaga Pemanatau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN-RI) Sarmaji, meminta kepada Kejati Kalbar agar memeriksa pembangunan proyek wisata Waterfront city di tepian Kapuas Pontianak.

"Proyek pembangunan wisata water front city menelan anggaran dari Kementerian PUPR sangat fantastis tentu pelaksanaan nya harus baik dan kualitasnya harus maksimal, kalau belum lama diresmikan lalu ada proslin yang lepas dan pecah berarti pelaksananya patut dipertanyakan.

"Saya minta jajaran tindak pidana korupsi Kejaksaan Tinggi Kalbar agar memeriksa kontraktor dan pejabat pembuat komitmen pembangunan wisata water front city tersebut,"pungkasnya.

(dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top