Regional

Belum Difungsikan, Dermaga Jangkang II Jadi Tempat Mesum?

Dermaga penyebrangan Jangkang II di desa Jangkang II Kecamatan kubu Jumat,(02/08) Photo: Ngadri

Kubu Raya - Dibangun menggunakan anggaran keuangan negara puluhan milyar, pada Tahun 2017. Dermaga penyebrangan Jangkang II di Desa Jangkang II Kecamatan kubu, kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat hingga saat ini belum dimanfaatkan. Karena belum dimanfaatkan dermaga tersebut oleh warga dijadikan tempat nongkrong dan santai.

"Dermaga Penyebrangan ini dibangun sekitar hampir tiga tahun lalu, menggunakan anggaran APBN. Namun, hingga saat ini belum dimanfaatkan Entah apa penyebabnya, karena belum difungsikan akhirnya dijadikan oleh sejumlah warga tempat ngumpul,"kata Kepala Desa Jangkang II Pujo Rahmadi kepada delikkalbar.com Jumat,(02/08).

Lebih lanjut, Pujo Rahmadi mengatakan, karena dermaga tersebut belum difungsikan akhirnya lokasi dermaga kerap dijadikan oleh anak sekolah dan warga yang lainnya untuk tempat ngumpul. Bahkan mereka ngumpul terkadang hingga larut malam.

"Karena sering dijadikan tempat ngumpul oleh para remaja. Salah satu warga pernah memergoki pasangan remaja yang kedapatan diduga mesum. Tapi waktu itu oleh warga hanya diperingati agar tidak melakukan hal yang serupa.
"Saya berharap dermaga jangkang II segera difungsikan, supaya anggaran yang digelontorkan oleh negara cukup fantastis bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,"ujar Pujo.

Sementara itu, satu diantara warga Jangkang II yakni Safi'i menuturkan hal yang sama Kalau lokasi dermaga selalu ramai dikunjungi oleh warga. Tapi para pengunjung yang datang bukan merupakan warga Jangkang II. Tapi warga dari luar, mereka yang sering ngumpul anak sekolah bersama teman pria.

Safi'i mengaku pernah memergoki pasangan remaja yang berbuat mesum dibelakang gedung dan dan tanpa busana. Tapi kedua pasangan tersebut hanya diperingatkkan agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Semenjak kepergok mesum kedua pasangan tersebut hingga saat ini tidak pernah kembali lagi. Tapi anak remaja yang lainnya yang masih rata-rata anak sekolah masih sering datang dan ngumpul. Apalagi kalau malam Minggu. Ramai sekali,"pungkasnya.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top