Politik

Syarif Abdullah Alqadrie Minta Dewan Yang Baru Dilantik Jangan Matikan Hp

DPW Partai Nasdem Kalbar Syarif Abdullah Alqadrie

Pontianak – Anggota DPR-RI Syarif Abdullah Alkadrie mengingatkan kepada kader partai Nasdem yang terpilih sebagai anggota DPRD provinsi maupun anggota DPRD kabupaten kota periode 2019 – 2024 supaya menjalankan tugas sesuai amanat rakyat dan jangan mematikan headphone.

“Saya minta semua anggota DPRD provinsi dan kabupaten kota yang baru saja dilantik ingat kepada janji, program dan Jangan sampai malah matikan headphone. Karena Sekarang jaman teknologinya, masyarakat ingin menyampaikan sesuatu informasi bisa melalui headphone,” kata Anggota DPR-RI Syarif Abdullah Alqadrie kepada media ini ketika meresmikan kantor DPD Nasdem Kubu Raya Sabtu, 14 September.

Syarif Abdullah Alqadrie mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPD Nasdem Kubu Raya atas peresmian kantor barunya. Dengan adanya kantor baru saya berharap para pengurus DPD Kubu Raya bisa semakin meningkatkan konsolidasi organisasi.

“Kantor ini penting sebagai wadah untuk mengoordinasikan kegiatan partai. Selamat kepada semua pengurus DPD Kubu Raya. Apalagi ini letaknya strategis, jadi orang lihat kan tahu kalau di sini kantor Nasdem,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Ami Dollah ini juga memberi wejangan kepada empat anggota DPRD Kubu Raya terpilih. Kepada mereka, Ami Dollah berpesan supaya terus menyerap aspirasi masyarakat dan senantiasa menjalin komunikasi dengan konstituen.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Nasdem Kubu Raya Syarif Amin Muhammad mengharapkan agar kantor baru ini bisa memotivasi para kader Nasdem Kubu Raya untuk lebih giat terjun ke masyarakat. Selain itu, kantor baru juga diharapkan bisa menambah jumlah kursi di DPRD Kubu Raya.

Kantor baru ini dikatakan Syarif Amin juga merupakan rumah bersama bagi masyarakat Kubu Raya. Dengan kata lain, kantor tersebut merupakan tempat mengadu serta menyalurkan aspirasi bagi masyarakat.

“Masyarakat bisa melapor ke sini. Ini rumah bersama untuk masyarakat masalah pembangunan bersifat umum. Ini tempat mengadu. Kita akan siap menampung aspirasi dan permasalahan masyarakat,” pungkasnya.

(Mel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top