Busines

Polemik Bantuan Pupuk di Desa Pinang Dalam Berakhir Kekeluargaan

Pontianak – Polemik bantuan pupuk pelengkap cair (PPC) dan Pupuk Herbisida untuk kelompok tani Sami Jaya, Samber Jaya dan Sumber Mulyo di Desa Pinang Dalam Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat telah diselesaikan secara kekeluargaan kedua belah pihak.

Setelah kedua belah pihak, antara Direktur CV Lestari dan warga bertemu di kawasan Jl Sungai Raya Dalam telah diambil kesepakatan kalau polemik bantuan pupuk hanya salah komunikasi dan Karena kurang koordinasi.

“Saya sebagai Direktur CV Lestari mengucapkan terima kasih, dengan bapak- bapak untuk menghadiri silahturahmi ini. Sehingga polemik bantuan pupuk di Desa Pinang Dalam selesai dengan kekeluargaan,”kata Iwan pada Senin, (15/09/2019)

Kejadian ini akan saya jadikan pembelajaran kedepannya, tapi dengan kejadian ini semua ada hikmahnya. Kita yang awalnya tidak kenal menjadi kenal dan menjadi kawan.

“Intinya saya mengucapkan permohonan maaf kepada pak Sudarso dan mengucapkan terima kasih yang telah meluruskan kesalahpahaman ini karena kurang komunikasi dan koordinasi terkait bantuan pupuk kepada warga desa Pinang Dalam,” ujar Iwan.

Mantan Kades Desa Pinang Dalam Sudarso, mengatakan kalau permasalahan polemik bantuan pupuk di Desa Pinang dianggapnya sudah selesai. Ia juga sudah memaafkan kesalahan Jukri yang selama ini telah terjadi mis komunikasi dengan dirinya.

“Saya ini hanya mau pembinaan saja kepada warga, dan berharap bantuan pupuk yang berasal dari Dinas Tanaman Pangan Provinsi Kalbar tepat sasaran dan sampai kepada petani. Sehingga dengan bantuan pupuk tersebut pendapatan dari bertani bisa bertambah,”ujarnya.

Dokumen serah terima barang pupuk.

Sudarso menambahkan, agar kejadian ini diambil hikmahnya dan pak Jukri jangan mengulangi lagi,kalau ada hal-hal yang menyangkut hajat orang banyak harus selalu kordinasi dengan Pemerintah desa supaya tidak terjadi mis komunikasi.

Sementara itu, Jukri satu diantara warga Desa Pinang Dalam yang diberikan kepercayaan oleh CV Lestari mengakui kalau selama mendistribusikan bantuan pupuk telah terjadi kesalahan sehingga mengakibatkan terjadinya polemik.

“Tapi pupuk Herbisida dan pupuk pelengkap cair (PPC) untuk warga Desa Pinang Dalam ia akui sudah didistribusikan keseluruhan sesuai dengan harapan para petani. Cuman kemaren memang ada kesalahan prosudur,”ungkapnya.

Saya minta maaf dengan pak Sudarso, karena kemarin kurang koordinasi dan komunikasi sehingga terjadi kesalahpahaman dan mengakibatkan terjadinya polemik. Tapi saya mengakui itu kesalahan saya secara personal bukan kesalahan dari pihak CV Lestari,”pungkasnya.

(dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top