Regional

Dinas Pertanian Kubu Raya Bantah Proposal Bantuan Pupuk Desa Pinang Dalam

Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya Jl Ahmad Yani II Senin, (16/09) Photo: Ngadri

Kubu Raya – Kabid Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya Farida, dengan tegas membantah kalau dibidangnya tidak menerima usulan proposal bantuan pupuk pelengkap cair (PPC) dan pupuk Herbisida dari tiga kelompok tani di Desa Pinang Dalam, Kecamatan Kubu dan wilayah Kubu Raya Terentang.

“Kalau di bidang saya tidak ada proposal yang di mohon oleh kelompok tani di Desa Pinang Dalam, tidak tau kalau bidang lain. Tapi kalau untuk bantuan pupuk seharusnya proposal masuk ke bidang kami,” kata Farida kepada media ini pada Senin, (16/09).

Sebelumnya, Kabid Bidang Tanaman Pangan Dinas Provinsi Kalbar Doni Saipul Bahri mengatakan, kalau bantuan pupuk untuk kelompok tani di Desa Pinang Dalam harus menggunakan proposal yang di mohon ke Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya. Dan harus mendapatkan surat keputusan (SK) dari kepala dinas.

“Setelah ada SK dari kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya baru kita berikan bantuan pupuk tersebut kepada kelompok tani, dan bantuan pupuk disesuaikan dengan usulan anggota kelompok tani,” ujar Doni.

Sementara itu, Jukri yang mengurus permohonan bantuan pupuk pelengkap cair (PPC) dan herbisida mengaku kalau proposal di berikan kepada seseorang dan orang tersebut yang mengurus ke Dinas Pertanian provinsi Kalbar.

“Usulan bantuan pupuk ada proposalnya, tapi tidak melalui Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya. Melalui kawan juga kemaren yang mengurus,” kata Jukri.

Aktivis Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN-RI) Sarmaji, meminta kepada Dinas Tanaman Pangan Provinsi Kalbar transparan melaksanakan Bantuan pupuk pelengkap cair (PPC) dan herbisida kepada masyarakat. Supaya bantuan pupuk tersebut tepat sasaran.

“Saya minta Dinas Pertanian Provinsi Kalbar menyampaikan kepada masyarakat melalui media tentang jumlah pagudana, anggota kelompok tani yang mendapatkan bantuan, Kabupaten kota dan di desa mana saja yang mendapatkan bantuan pupuk PPC dan herbisida supaya jelas dan bisa dipantau oleh masyarakat,”ungkapnya.

Terkait bantuan pupuk yang dikelola oleh Dinas Pertanian Provinsi Kalbar nilainya cukup fantastis mencapai puluhan milyar, oleh sebab itu kita dari LPPN-RI akan membentuk Tim 7 untuk melakukan investigasi kelapangan.

“Dalam waktu dekat kita akan membentuk Tim 7 untuk memantau dan melakukan investigasi kelapangan. Kalau ternyata dari investigasi nanti ada ditemukan pelanggaran akan kita arahkan ke penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan dan penindakan,”pungkasnya.

(dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top