Busines

Bupati Kubu Raya Lantik Dirut PDAM Kubu Raya

Kubu Raya – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan kembali melakukan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Jumat (20/9). Setelah dua kali rotasi pada Juli dan April lalu, kali ini Bupati Muda mengambil sumpah janji dan melantik 27 pejabat yang terdiri dari 21 pejabat eselon IV, 4 pejabat eselon III, dan 2 pejabat eselon II di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Muda menyebut rotasi adalah hal biasa yang dilakukan setelah rangkaian proses evaluasi sebagaimana aturan yang ada. “Tentu sebuah proses mutasi rotasi lumrah di birokrasi sebagai bagian juga dari proses penyegaran,” ujar Muda dalam sambutannya.

Yang terpenting, lanjut dia, seluruh perangkat daerah tetap mengacu pada pada tujuan bersama yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yang telah ada dan disusun sedemikian rupa. RPJMD, menurutnya, menjadi pedoman bersama untuk melangkah.
“Kepala daerah menerima amanah dari masyarakat dan amanah itu diteruskan juga kepada birokrat untuk menjadi pendorong dan penggerak bagaimana agar program-program bisa berjalan maksimal,” ujarnya.

Muda mengatakan, di era digital serba cepat pemerintah daerah harus melakukan antisipasi segala hal dengan perubahan sistem. Yakni penguatan sistem dalam upaya sistem perencanaan, penganggaran, dan realisasi termasuk juga pengawasan.
“Nah, mudah-mudahan tercapai dengan kita melakukan secara integrasi, termasuk juga membangun sinergi yang baik dengan legislatif. Kita berharap di internal pemerintah daerah di masing-masing OPD secara sinergi integrasi sehingga semua solusi langsung mendarat ke sasaran dan substansinya dikejar bersama-sama,” tuturnya.

Muda meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah berjalan linier. Sehingga dapat maksimal di dalam mengejar capaian. Ia menyatakan setiap program harus ditingkatkan agar pencapaian maksimal yang terukur bisa dicapai. Terlebih di tengah tantangan Kubu Raya dengan 604 ribu penduduk dan 166 ribu rumah tangganya.
“Kita tidak bisa hanya berkelindan dengan hal-hal remeh temeh yang sifatnya hanya internal. Tapi harus lebih banyak mengandalkan kinerja. Makanya instrumennya kita lakukan dan siapkan. Juga sistemnya kita bangun,” terangnya.

Muda menegaskan, di era digital serba cepat, sistem pemerintahan harus diperkuat. Dibangun dengan pola-pola yang tersistematis. Sehingga akan mampu mengantisipasi percepatan-percepatan problem di masyarakat.
“Kita saling mengingatkan dan berusaha membaca suasana batin masyarakat. Kita harus menyatukan pikiran, inklusif dengan apa yang menjadi pikiran-pikiran masyarakat. Itulah yang menjadi bagian dari gerak langkah pemerintah daerah,” sebutnya. “Yakinlah bahwa segala hal yang dilakukan fokus dan tersistem akan jauh lebih membentengi dan mencapai hasil maksimal,” tambahnya.

Muda menjelaskan, inti dari kegiatan pemerintahan daerah adalah memberi keadilan dan peluang kepada masyarakat luas. Terutama di tengah tantangan kemiskinan dan pengangguran. Juga pemenuhan layanan hak-hak dasar.
“Kita harus berusaha keroyokan menuju ke sana semua. Sehingga pada akhirnya kinerja akan menjadi ukuran dalam proses percepatan itu sendiri. Agar RPJM dan target-target capaian itu bisa terukur dari tahun ke tahun sesuai dengan kerangka yang kita susun dan menjadi kesepakatan bersama,” tegasnya.

Sebelumnya, serangkaian dengan pelantikan pejabat eselon, Bupati Muda Mahendrawan melantik Mula Putra sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Ria Kabupaten Kubu Raya Periode 2019-2024.

Sumber: Humpro Pemkab Kubu Raya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top