Nasional

Menilik Barang Bersejarah Yang Ada di Museum Provinsi Kalbar

Pemandu museum Provinsi Kalbar menunjukkan barang - barang bersejarah pada Sabtu, (5/10) Photo : Ngadri

Pontianak – Gedung Museum Provinsi Kalimantan Barat terletak di Jl Ahmad Yani, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Tenggara. Museum ini mengoleksi benda-benda bersejarah jenis suku bangsa yang ada di Kalimantan Barat, yakni suku Dayak, Tionghoa dan Melayu.

Sepuluh jenis koleksi yang di pamerkan museum Provinsi Kalbar diantaranya, Geografika, Peta budaya, Beoligika, Etnografika, Filololika, Historika, Numesmatika, Eraldika, Teknologika dan Kramologika.

Pemandu gedung museum Provinsi Kalbar Neka Permata, mengatakan jenis koleksi barang bersejarah yang ada di museum Provinsi Kalbar jumlahnya ada sepuluh jenis. Pameran dilantai dasar pengenalan lingkungan, lantai dua sebelah kiri pameran budaya suku Dayak dan sebelah kanan memamerkan budaya suku Melayu.

” Disisi Sebelah kiri lantai dua terdapat pameran suku Dayak, perkawinan Kelahiran, sunantan, Pembuatan tato, peralatan kematian, rumah sandung, perisai, pakaian tradisional bangsa suku Dayak, perlengkapan pertahanan diri suku Dayak Kalimantan Barat,” kata Neka Permata pada Sabtu, 5 Oktober 2019.

Sementara itu, Disisi sebelah kanan terdapat koleksi pameran suku Melayu. Yaitu, pameran Dapur, perlengkapan upacara tujuh bulanan (Berlenggang) kelahiran, Peralatan pertahanan diri suku Melayu, transportasi, khitanan, khataman, Ambinan, perlengkapan kematian, alat musik suku Dayak dan suku Melayu, ruang tamu Melayu, seni musik Melayu, bahasa simbol Dayak, Filololigika, meriam karbit , permainan rakyat dan perlengkapan rumah tangga, Tanjidor.

” Dibagian tengah lantai dua terdapat koleksi pameran peralatan perdukunan suku Dayak, topeng dan patung, Panyugu, berburu dan meramu suku Dayak, hasil tenun suku Dayak, alat-alat tenun, ragam hias tenun Dayak, ragam hias tenun Melayu, alat tenun songket Sambas,” kata Neka.

lebih lanjut, Neka Permata menjelaskan sejumlah barang bersejarah yang ada di museum Provinsi Kalbar Yaitu, Alat musik, Tionghoa, klenteng, barongsai, pengantin Melayu Pontianak, pakaian pengantin Melayu Ketapang dan Sambas.diawetkan, musang , trenggiling , penyu, biawak burung yang sudah diawetkan. kecubung, batu Kaspis, fosil kayu, arkioligika, koleksinya Nekara memiliki unsur budaya masyarakat Donson memiliki kesuburan tanah dan memanggil hujan.

Selanjutnya, ambinan bayi/anak, Tiga naskah kuno dan Al-Qur’an tulisan tangan. jenis koleksi baju kesultanan kerathon Kadriah, pistol VOC, Tombak, samurai, mata uang yang berlaku, uang logam, kertas Asia, Jerman dan kupon dijadikan alat tukar petani karet era jaman VOC. cap stempel, simbol, Pontianak, konsep lambang Pontianak,
openg, Lukisan, anyaman alat tenun, suku Dayak dan alat songket Melayu.

” Sementara Di bagian sisi lantai dasar, pintu keluar terdapat jenis koleksi keramik-keramik pada zaman Dinasti Shing, Shixian, Dinasti Ming, Ching serta keramik- keramik dari negara Asean seperti Thailand, Vietnam dan Jepang.ada juga keramik dari Eropa dan keramik-keramik temuan warga,”pungkasnya.

(As)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top