Travel

BKSDA Kalbar Perbaiki Fasilitas Pendakian Wisata Bukit Kelam Sintang

Seorang pendaki bukit kelam Sintang Kalimantan Barat Rabu, (9/10) Photo: Ngadri

Pontianak – Wisata bukit kelam destinasi unik yang ada di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Bukit kelam menariknya merupakan batu monolit yang berdiri tegak menjulang dengan ketinggian sekitar 1.000 kaki.

Jarak wisata bukit kelam dengan kota Sintang sekitar 23 kilometer, dan bisa ditempuh sekitar 20 hingga 40 menit sampai ketempat wisata bukit kelam. Dalam perjalanan akan disuguhi pemandangan yang mempesona dan asri.

Untuk menuju ke tempat wisata bukit kelam, akses jalan sangat baik. Tapi tetap harus hati-hati, karena kondisi jalan naik turun. Saat ini tempat wisata ini masih ditutup untuk wisatawan dan para pendaki karena sedang ada kegiatan pengembangan sarana prasarana oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Sadtata Noor Adirahmanta mengatakan, sejak bulan September BKSDA sedang melakukan kegiatan pengembangan sarana prasarana serta fasilitas pendakian.

“Saat ini kami sedang melakukan penggantian tangga yang lama dengan menggunakan tangga besi dan pondok pendaki. Karena tangga besi yang lama sudah tidak layak dan dikhawatirkan bisa membahayakan untuk para pendaki ,” kata kepala BKSDA Kalimantan Barat Sadtata Noor Adirahmanta pada Rabu, 9 Oktober 2019.

Selain dibangun tangga besi, untuk menunjang keamanan, kebersihan, dan keselamatan. beberapa fasilitas lain juga turut dibangun dan dilengkapi. Seperti Pos Pendaftaran Pendakian Spider Net, Selfie Deck dan Pos Istirahat di jalur Via Ferrata.

“Setelah proses pembangunan sarana dan prasarana selesai, nantinya BKSDA akan memberdayakan masyarakat sekitar untuk menjadi pemandu pendakian bukit kelam. Dan saat ini sudah ada 8 warga yang mengikuti pelatihan tersebut,” kata Sadtata Noor Adirahmanta.

Sadtata Noor Adirahmanta menambahkan, dari data BKSDA Kalbar dilokasi wisata bukit kelam terdapat 15 satwa. Diantaranya, kera ekor panjang, berok, dan beberapa jenis binatang lainnya.

“Tujuan BKSDA melakukan pengembangan sarana prasarana bukit kelam supaya tempat wisata terawat dan dijaga oleh masyarakat sekitar. Selain itu, agar perekonomian warga setempat terangkat dan meningkat.

Setelah nanti wisata bukit kelam dilaunching, masyarakat sekitar bisa berdagang, menjadi pemandu dan diberdayakan sebagai penjaga tempat wisata,”ujarnya.

(Dri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top