Kesehatan

Mengalami Patah Tulang, Warga Kubu Raya Minta Bantuan

Foto: Romy Mandika

Pontianak - Romy Mandika warga Gang Cempaka Putih, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya hampir dua tahun hanya bisa terbaring. Setelah mengalami musibah patah tulang belakang akibat tertimpa bangunan rumah saat mengerjakan rumah walet di desa Sui Nibung, Kecamatan Telopak Kedai.

"Saya terbaring seperti ini sudah hampir dua tahun akibat jatuh dari bangunan rumah saat mengerjakan pembangunan rumah sarang walet di Desa Sui Nibung sekitar tanggal 4 Desember 2017,"kata Romy Mandika pada Senin,18 November 2019 di Kubu Raya.

Pada saat kejadian itu kami bekerja 3 orang. Tapi, teman saya hanya luka ringan dan saya luka parah dan pada waktu itu untuk proses evakuasi dari reruntuhan bangunan saja sampai memakan waktu setengah jam.

Setelah dilakukan evakuasi dari reruntuhan Rony mengaku langsung dibawa ke salah satu rumah sakit di Kubu Raya, tapi rumah sakit tersebut menolak untuk merawatnya. kemudian dia dibawa ke rumah sakit Antonius, Disana ia dioperasi dan mendapatkan perawatan sekitar 14 hari dan kemudian pulang ke rumah.

"Biaya pengobatan di rumah sakit pada waktu itu dibantu oleh pemilik bangunan rumah walet sekitar Rp 30 juta dan setelah itu tidak ada bantuan lagi,"ujarnya.

Romy menambahkan, kalau saat ini keluarganya dalam situasi kesulitan perekonomian baik untuk berobat dan menghidupi tiga anaknya yang masih bersekolah di sekolah dasar dan satu lagi masih berumur 5 tahun.

"Saya berharap ada orang yang simpati dan memberikan uluran tangan kepada keluarga saya, agar beban yang saya alami ini agak sedikit ringan ucap Romy sembari berurai air matanya.

Sementara itu Kepala Dusun Cempaka, Abdul Khalid Nasution mengatakan kalau keluarga Romy Mandika bersama istrinya Ika Wardani semenjak mengalami musibah jatuh saat bekerja sudah pernah mendapatkan bantuan sembako dari sejumlah warga dan dari pemerintah Desa Parit Baru.

"Kalau bantuan sembako seperti beras dan yang lainnya dari sejumlah warga disini sudah pernah. Tapi kalau dari pemerintah seperti Dinas Sosial memang belum ada, Mungkin karena keluarga pak Romy tidak ada mengusulkan bantuan ke pemerintah,"ungkapnya.

Ia menambahkan kalau keluarga Romy Mandika memang tercatat sebagai katagori warga miskin yang ada di dusunnya. Tapi mengenai bantuan ada tidaknya dari pemerintah yang lebih mengetahui menurutnya hanya keluarga pak Romy dan ibu Wardani tuturnya.

(Rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top