Hukrim

Breaking News : Kejati Kalbar Tahan Pembobol Bank Kalbar Rp 8,8 Milyar

Foto : Tersangka Herry Murdiyanto di tahan di Rutan Pontianak

Pontianak - Membobol Bank Kalbar Cabang Bengkayang sebesar Rp 8,8 Milyar Herry Murdiyanto di tahan Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat pada Kamis, 21 November 2019. Pelaku ditahan di Rutan Kelas IIA Pontianak.

Kasipenkum Kejati Kalbar Panja Edi Setiawan mengatakan penahanan terhadap tersangka HM karena dia membobol Bank Kalbar Cabang Bengkayang sebesar Rp 8,8 Milyar pada Tahun 2018.

"Pada saat itu tersangka ini menanda tangani surat perintah kerja sebagai pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang mengajukan kredit pinjaman dana ke Bank Kalbar untuk mengerjakan proyek pembangunan rumah tertinggal dari Kementrian transmisi tahun 2018,"kata Panja Edi Setiawan pada Kamis, 21 November 2019.

Panja melanjutkan terdapat 32 perusahaan dan 74 pekerjaan yang memperoleh Kredit Pengajuan Jasa (KPBJ) dari Bank Kalbar Cabang Bengkayang. Masing masing perusahaan mengajukan kredit dengan jaminan surat perintah kerja (SPK) yang di tanda tangani oleh Herry Murdiyanto
Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Dia menambahkan selaku pengguna Anggaran Kemendes PDTI, pihak perusahaan yang bersangkutan didalam SPK dicantumkan tentang sumber anggaran proyek yaitu daftar isian pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementrian pembangunan rumah Tertinggal dan Transmigrasi (KPDTT) No. 0689/060-01201/29/20l8 TA 2018.

"Namun pembayaran atau pengembalian tidak bisa dilaksanakan karena proyek tersebut (SPK dan DIPA) fiktif karena keputusan pemberian fasilitas kredit KPBJ tidak didasarkan pada analisa yang benar sesuai ketentuan. tidak dilakukan survey dan penelitian dan kebenaran objek jaminan berupa SPK dan DIPA, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp 8,8 milyar,"pungkasnya

(RI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top