Hukrim

Kasus OTT Bupati Bengkayang Mulai di Sidangkan

Pengadilan Negeri Pontianak menggelar sidang dugaan korupsi pada Selasa, (3/12/2019) Photo: Rahmad

Pontianak - Sidang ke empat kasus dugaan suap proyek dilingkungan kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan empat saksi, satu Diantaranya mantan Kabid Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang di Pengadilan Tipikor Pontianak Jl Urai Bawadi pada Selasa, 3 Desember 2019.

Empat saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum, Diantaranya Matius, Usman, Hendro Juniarti dan Aleksius. Kemudian 4 tersangka juga turut terlihat dihadirkan dalam persidangan tersebut dengan menggunakan baju KPK berwarna oranye.

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Feby mengatakan, Sidang yang ke 4 tersebut agendanya mendengarkan keterangan dari empat saksi, yaitu Matius, Usman, Hendro Juniarti dan mantan Kabid Dinas PUPR Aleksius.

"Dari keterangan 4 saksi tadi sudah mulai terungkap dan bisa diketahui perannya. Untuk sidang berikutnya kita akan menghadirkan tiga saksi dari tersangka, Pandus, Yosef, Rodi, Bun Di Fat,"kata Feby Selasa, 3 Desember 2019.

Sementara itu sidang dipimpin oleh Prayitno Iman Santoso, Hakim anggota Mardiantos dan Budi.

Sebelumnya, KPK telah menangkap tangan bupati Bengkayang Suryadman Gidot di Mess Bengkayang Jalan Karya Baru II, Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, Pada Selasa, 3 September 2019.

Selain Suryadman Gidot, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kabupaten Bengkayang Aleksius dan 4 orang swasta juga turut diamankan oleh Tim Penyidik Pemberantasan Korupsi.

(Rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top